Tulang Panggul Retak, Siswa SMP Swasta di Nagrak Diduga Jadi Korban Perundungan

SUKABUMI – Seorang siswa SMP swasta di KecamatanNagrak, Kabupaten Sukabumi, berinisial A diduga menjadi korban perundungan oleh sejumlah siswa. Akibat kejadian tersebut, korban disebut masih mengalami sakit dan menjalani proses pemulihan.

Informasi yang diperoleh redaksi menyebutkan korban adalah warga Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak. Dugaan perundungan terhadap korban telah berlangsung sejak beberapa waktu setelah korban masuk sebagai siswa kelas VII.

“Korban dan sejumlah siswa lainnya diduga kerap mengalami perundungan, termasuk dimintai uang serta mendapat ancaman dari kakak kelas agar tidak melaporkan kejadian tersebut,” ujar seorang sumber yang tidak bisa disebut namanya, Kamis (15/10/2027).

Kondisi itu semakin serius sekitar dua minggu lalu ketika A diduga mengalami kekerasan fisik. Korban disebut dipukul, ditendang dan ditahan oleh beberapa orang hingga mengalami cedera pada bagian tubuh.

Sejumlah siswa disebut mengetahui kejadian tersebut. Namun, mereka disebut tidak berani ikut campur karena khawatir turut terseret dalam persoalan.

“Korban masih mengalami sakit akibat kejadian tersebut,” kata dia.

Dinas PPA Telusuri Dugaan Perundungan

Persoalan tersebut telah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan petugas untuk menelusuri informasi tersebut.

“Sudah saya instruksikan untuk ditelusur oleh petugas UPTD PPA wilayah utara,” kata Agus.
Ia menegaskan penelusuran tersebut diperlukan untuk memastikan kondisi korban serta menggali informasi mengenai dugaan perundungan dan kekerasan yang terjadi.

The post Tulang Panggul Retak, Siswa SMP Swasta di Nagrak Diduga Jadi Korban Perundungan first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *