Polemik Dana Ketahanan Pangan di Desa Warungkiara, Camat: No Comment

Camat Warungkiara, Toni Sugiarto memilih no comment saat dikonfirmasi soal polemik dana ketahanan pangan dan uang sewa mobil Maskara. Foto: INILAHSUKABUMI.COM/KARIMULLAH

INILAHSUKABUMI.COM – Camat Warungkiara, Toni Sugiarto, mengaku tidak mengetahui persoalan dana program ketahanan pangan dan uang sewa mobil Maskara yang dipertanyakan Forum RT/RW bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Saat dimintai keterangan oleh wartawan mengenai persoalan tersebut, Toni memilih tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia menyatakan tidak mengetahui persoalan yang tengah menjadi sorotan warga Desa Warungkiara.

“No comment, saya tidak tahu apa-apa,” ujar Toni Sugiarto saat dikonfirmasi wartawan.

Sebelumnya, Forum RT/RW bersama BPD Desa Warungkiara mempertanyakan transparansi pengelolaan program ketahanan pangan berupa pengadaan domba serta pertanggungjawaban uang sewa mobil Maskara. Persoalan itu mencuat setelah terdapat perbedaan informasi mengenai jumlah ternak dan hasil penjualannya.

Baca Juga: Forum RT/RW Desa Warungkiara Sukabumi Pertanyakan Dana Ketahanan Pangan dan Uang Sewa Mobil

Ketua BPD Warungkiara, Deden Daenuri, sebelumnya menyampaikan bahwa jumlah domba yang menjadi bagian dari program tersebut masih menyisakan sejumlah pertanyaan. Informasi yang diterimanya menyebutkan terdapat 40 ekor domba, dengan lima ekor dilaporkan mati. Sementara itu, Kepala Desa Warungkiara, Ade Suherdi, menyebut sebanyak 39 ekor domba diamankan saat pemindahan.

Ade juga menjelaskan bahwa domba tersebut dijual dengan nilai transaksi yang dilaporkan pengawas sebesar Rp17 juta. Setelah dikurangi biaya pemeliharaan sekitar Rp2 juta, nilai bersihnya disebut mencapai Rp15 juta. Namun, Ade mengakui belum memegang kuitansi atau nota penjualan sebagai bukti transaksi.

Selain itu, Forum RT/RW mempertanyakan pendapatan dari penyewaan mobil Maskara yang disebut pernah digunakan untuk kepentingan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Warga meminta kejelasan mengenai nilai pendapatan, pihak penyewa, serta pencatatan dan penggunaan uang tersebut. (*)

Reporter: Karimullah
Redaktur: Rendi Rustandi

The post Polemik Dana Ketahanan Pangan di Desa Warungkiara, Camat: No Comment first appeared on Inilah Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *