Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Wali Kota Sukabumi Ingin Setiap Rupiah Anggaran Daerah Bermanfaat untuk Warga

×

Wali Kota Sukabumi Ingin Setiap Rupiah Anggaran Daerah Bermanfaat untuk Warga

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Sukabumi
Example 468x60

BERITA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menghadiri kegiatan Rapat Pembahasan APBD bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Rapat tersebut berlangsung di Gedung Kemendagri, Jakarta, Rabu (22/10).

Dalam rapat tersebut, para kepala daerah se-Jawa Barat membahas berbagai isu strategis, terutama terkait Transfer ke Daerah (TKD), yang mengalami penyesuaian pada tahun anggaran mendatang.

Example 300x600

Ayep Zaki menyatakan komitmennya untuk menjaga keseimbangan fiskal dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah. Dia menilai, kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk semakin cermat dan inovatif dalam menyusun prioritas anggaran.

“Pembahasan difokuskan pada efisiensi akibat pengurangan TKD. Kami perlu menyusun strategi agar belanja daerah tetap efektif dan keseimbangan antara pendapatan serta pengeluaran bisa terjaga,” kata Ayep Zaki.

Ayep menjelaskan, struktur keuangan Kota Sukabumi saat ini masih tergolong sehat. Rasio pendapatan daerah mencapai sekitar 75 persen, sementara belanja daerah berada di angka 70 persen. Kondisi ini menunjukkan tata kelola fiskal yang relatif stabil dan terkendali.

“Kita berupaya agar tidak ada SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) yang terlalu besar. Kalau pun ada, jumlahnya kecil saja, supaya ekonomi daerah bisa terus bergerak dan tidak stagnan,” tambahnya.

Dalam forum itu, Gubernur Jawa Barat turut menyampaikan arahan mengenai pentingnya memperkuat pengelolaan belanja daerah agar lebih produktif, efisien, dan berorientasi hasil.

Menariknya, dalam pembahasan APBD kali ini juga terungkap bahwa terjadi peningkatan signifikan pada belanja modal di sejumlah daerah, bahkan mencapai hingga 1.000 persen dibanding tahun sebelumnya.

Ayep menyambut positif langkah tersebut, sebab menurutnya peningkatan belanja modal dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah.

“Asalkan pengelolaan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran, peningkatan belanja modal akan berdampak besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Rapat pembahasan ini menjadi bagian penting dalam siklus penganggaran nasional, di mana pemerintah pusat dan daerah menyamakan arah kebijakan fiskal agar tetap sejalan dengan visi pembangunan nasional dan regional.

“Intinya, kita ingin memastikan setiap rupiah anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat untuk masyarakat Sukabumi,” pungkas Ayep Zaki. (izo)

Sumber: Radar Sukabumi

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *