Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Lutung Jawa di Cisaat Sukabumi Masih Sulit Ditangkap

×

Lutung Jawa di Cisaat Sukabumi Masih Sulit Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SULIT DITANGKAP: Lutung Jawa yang berkeliaran di wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, selama hampir satu bulan terakhir masih ulit ditangkap. Foto: Istimewa

INILAHSUKABUMI.COM – Seekor lutung jawa (Trachypithecus auratus) dilaporkan berkeliaran di wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, selama hampir satu bulan terakhir. Kehadiran satwa dilindungi tersebut menarik perhatian warga karena kerap muncul di atap rumah dan berpindah dari satu pohon ke pohon lainnya.

Example 300x600

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat telah melakukan penanganan sejak laporan pertama diterima pada 10 Januari 2026. Bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), BKSDA memasang kandang jebak di sejumlah titik yang sering dilalui lutung. Namun hingga Minggu (1/2/2026) kemarin, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Kami sudah melakukan pemasangan kandang jebak dan pemantauan intensif sejak 10 hingga 20 Januari, tetapi lutung tersebut belum masuk perangkap,” ujar Kepala Resor Konservasi Wilayah (RKW) VI Sukabumi BKSDA Jawa Barat, Isep Mukti Miharja.

Setelah sempat tidak terlihat, laporan kemunculan kembali diterima pada 30 Januari 2026 di kawasan Cibolang Kidul, Desa Cibatu. Pola pergerakan lutung yang tidak menentu membuat BKSDA melibatkan relawan lokal untuk melakukan pemantauan secara berkelanjutan.

Secara alami, lutung jawa hidup berkelompok di tajuk pepohonan hutan. Namun, lutung yang muncul di Cisaat terlihat sendirian dan berani mendekati permukiman warga. Isep menduga satwa tersebut kemungkinan merupakan peliharaan yang lepas atau berasal dari habitat alaminya.

“Meski berada di kawasan permukiman, lutung ini jarang turun ke tanah dan masih menjaga jarak dengan manusia,” jelasnya.

BKSDA mengimbau masyarakat agar tidak memberi pakan atau berinteraksi langsung dengan lutung tersebut karena dapat mengubah perilaku alaminya dan berpotensi membahayakan.

“Kami meminta warga tidak mengganggu dan tidak memberi pakan. Biarkan petugas dan relawan melakukan pemantauan,” harap Isep.

Hingga saat ini, kandang jebak masih disiagakan di beberapa lokasi. BKSDA menegaskan bahwa penanganan ini merupakan bagian dari upaya penyelamatan satwa dilindungi sekaligus menjaga keamanan warga.

“Mengembalikan lutung jawa ini ke habitat yang sesuai menjadi prioritas demi kelestarian satwa dan keselamatan masyarakat Sukabumi,” pungkasnya. (*)

Redaktur: Rendi Rustandi

The post Lutung Jawa di Cisaat Sukabumi Masih Sulit Ditangkap first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *