SUKABUMI – Satu unit perahu fiber bernama Sinar Pagi mengalami kebakaran saat beroperasi di perairan Pangumbahan, tepatnya di kawasan Pantai Batununggul–Cibuaya, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Perahu tersebut diketahui milik Agung Gete dan diawaki seorang nelayan bernama Hamid. Peristiwa terjadi ketika korban tengah beraktivitas menurunkan jaring di tengah laut.
Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep Jeka, mengatakan kebakaran diduga dipicu api dari kompor yang digunakan di atas perahu.
“Api berasal dari kompor saat nelayan memasak, kemudian menyambar bensin yang ada di perahu,” kata Asep Jeka saat dikonfirmasi, Kamis (26/2/2026).
Baca Juga: Gegara Drainase Buruk, 10 Rumah di Bantargadung Sukabumi Terdampak Pergerakan Tanah
Saat kobaran api membesar dan sulit dikendalikan, Hamid menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Nelayan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban.
“Korban berhasil diselamatkan dan dalam kondisi selamat. Tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Kebakaran tersebut mengakibatkan sejumlah peralatan perahu mengalami kerusakan, di antaranya mesin genset dan jaring. Kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.
Usai api dipadamkan, perahu Sinar Pagi dievakuasi dan dibawa ke Pantai Kalapacondong, wilayah Ujunggenteng.
Pihak Rukun Nelayan mengimbau nelayan agar lebih waspada dalam penggunaan peralatan memasak di atas perahu, terutama yang berdekatan dengan bahan bakar.
The post Perahu Fiber Ujunggenteng Terbakar Saat Melaut, Nelayan Berhasil Selamat first appeared on Sukabumi Ku.



















