SUKABUMI — Warga Kedusunan Ciangkrek, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, membangun jembatan sementara secara swadaya untuk memulihkan akses vital antarpermukiman.
Pembangunan jembatan darurat tersebut mulai dilakukan sejak Sabtu (10/5/2026) dengan melibatkan masyarakat, tokoh warga, serta aparat kedusunan setempat. Jembatan ini menghubungkan empat Rukun Tetangga (RT), yakni RT 21, RT 22, RT 23, dan RT 24 yang sebelumnya mengalami kesulitan akses akibat rusaknya jembatan lama.
Di lokasi pembangunan, warga terlihat bergotong royong menyusun bambu secara bertahap sebagai material utama jembatan sementara. Proses pengerjaan dilakukan secara manual dengan penuh kebersamaan.
Baca Juga: Tiga Bobotoh Jadi Korban, Diserang di Jalan Usai Nobar Persib vs Persija di Cibadak Sukabumi
Salah seorang warga, Dede Saparudin, mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan hasil inisiatif masyarakat untuk menjawab kebutuhan mendesak.
“Pembuatan jembatan sementara ini dimulai sejak 10 Mei 2026. Kami bersama warga RT 21, 22, 23, dan 24 melaksanakan kegiatan ini secara gotong royong, dibantu tokoh masyarakat serta aparat Kedusunan Ciangkrek,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai jalur utama aktivitas warga, mulai dari akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga kegiatan ekonomi.
Baca Juga: Akses Terisolasi, Warga Ciangkrek Sukabumi Harap Perbaikan Jalan dan Jembatan
Menurutnya, langkah swadaya ini diambil agar mobilitas masyarakat tidak terus terganggu sambil menunggu perbaikan permanen dari pemerintah.
“Ini murni swadaya masyarakat. Yang penting untuk sementara warga bisa kembali melintas dengan aman, karena jembatan ini menjadi penghubung utama bagi empat RT,” tambahnya.
Warga lainnya juga berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera turun tangan memperbaiki infrastruktur di wilayah tersebut, termasuk jalan dan jembatan yang dinilai sudah tidak layak.
Baca Juga: Dilaporkan ke BKPSDM, Lurah Palabuhanratu Bantah Terlibat Bisnis Sawdust PLTU
“Kami ingin akses ke kedusunan ini bagus, jalan diperbaiki, jembatan diperbaiki, agar akses kami bisa dilalui dengan mudah,” ujar warga.
Pembangunan jembatan darurat ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Warga berharap upaya mandiri tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah agar pembangunan jembatan permanen segera direalisasikan, sehingga akses menuju pusat pelayanan publik kembali normal.
The post Akses Terputus, Warga Ciangkrek Sukabumi Swadaya Bangun Jembatan Sementara first appeared on Sukabumi Ku.



















