
SUKABUMI – Pembangunan Alun-alun Cibadak di kawasan Lapang Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mulai dikerjakan. Satu unit alat berat jenis ekskavator terlihat dikerahkan untuk melakukan penggalian di area proyek.
Berdasarkan pantauan di lokasi, penggalian dilakukan di sekitar gerbang masuk Lapang Sekarwangi. Kedalaman galian diperkirakan mencapai sekitar satu meter.
Proyek tersebut merupakan Paket Pekerjaan Pembangunan Alun-alun Cibadak dengan nilai kontrak Rp4.678.434.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi.

Pekerjaan pembangunan tercatat dilaksanakan oleh PT Haruman Buana Agung. Berdasarkan informasi pada papan proyek, Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tercantum 28 September 2026 dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender.
Area Proyek Belum Dibatasi
Di tengah aktivitas pekerjaan, area Lapang Sekarwangi yang menjadi lokasi pembangunan terlihat belum sepenuhnya dibatasi dari aktivitas masyarakat.
Sejumlah anak terlihat bermain di sekitar gundukan tanah bekas hasil galian. Beberapa pemuda juga masih memanfaatkan area lapang untuk bermain sepak bola. Sementara alat berat terlihat diparkir di sisi dekat podium.
Pengamanan atau pembatasan area pekerjaan menjadi perhatian karena lokasi tersebut masih digunakan masyarakat untuk beraktivitas.
Tahap Awal Pembangunan Alun-alun
Pembangunan Alun-alun Cibadak direncanakan dilakukan dalam dua tahap.
Pada tahap pertama, pemerintah Kabupaten Sukabumi menyebut sejumlah fasilitas yang akan dibangun meliputi lapangan mini soccer, jogging track, area UMKM, gerbang utama, serta landmark Nayor.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, sebelumnya mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari rencana penataan Cibadak yang telah dirancang sejak lama.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asy’ari Copot Foto Wapres Gibran Usai Putusan MK
Menurut Sendi, Alun-alun Cibadak nantinya diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka publik, tetapi juga menjadi ruang sosial, budaya, keagamaan dan ekonomi masyarakat.
Ia menyebut Cibadak memiliki posisi strategis dan terus mengalami perkembangan seiring meningkatnya akses serta mobilitas masyarakat.
“Ini harus kita persiapkan dari sekarang, bagaimana untuk mengisi perkembangan ini dan bisa berkembang menjadi sebuah pionir kota satelit,” ujar Sendi.
The post Alat Berat Dikerahkan, Proyek Alun-alun Cibadak Rp4,67 Miliar Mulai Digarap first appeared on Sukabumi Ku.




