INILAHSUKABUMI.COM – Tabir gelap di balik aksi pengeroyokan brutal yang menewaskan seorang penarik sampah berinisial R (30) di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur akhirnya terungkap. Kepolisian Sektor Sukaraja Resor Sukabumi Kota berhasil meringkus empat dari enam pelaku yang terlibat dalam aksi berdarah tersebut.
Fakta mengejutkan muncul dalam penyidikan. Ternyata, tiga dari enam pelaku merupakan satu ikatan keluarga. Fenomena “kompak dalam kejahatan” ini melibatkan sosok ayah, anak, dan paman yang tega menghabisi nyawa korban secara bersama-sama.
Kapolsek Sukaraja, Kompol Aguk Khusaeni, mengungkapkan bahwa pengejaran intensif dilakukan sesaat setelah kejadian pada Sabtu (2/5/2026). Hingga Selasa (12/5/2026), identitas para pelaku telah teridentifikasi sepenuhnya.
”Jumlah pelaku total ada enam orang. Empat sudah kami amankan, yakni MM, EE, MA, dan MN. Sementara dua lainnya, AW dan MK, masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Kompol Aguk saat dikonfirmasi di Mapolsek Sukaraja.
Aguk menjelaskan, kesigapan anggota di lapangan yang dibantu oleh masyarakat setempat membuat tiga pelaku berhasil diciduk tak lama setelah insiden. Satu pelaku lainnya diringkus beberapa hari kemudian dalam pelariannya.
Motif Dendam: Bermula dari Keributan
Penyidik menemukan bahwa aksi sadis ini tidak terjadi secara spontan, melainkan dipicu oleh dendam pribadi. Sehari sebelum kejadian, tepatnya pada Jumat (1/5/2026), sempat terjadi perselisihan antara korban dan salah satu pelaku.
”Ada dugaan dendam. Pada Jumat petang, terjadi keributan yang menyebabkan salah satu pelaku mengalami luka di bagian wajah. Hal inilah yang diduga menyulut aksi balas dendam esok harinya,” tambah Kompol Aguk.
Detik-detik Kejadian Pengeroyokan
Tragedi memilukan itu terjadi pada Sabtu sore sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban R tengah mengendarai motor bak sampah menuju SPBU Sukaraja untuk mengisi bahan bakar.
Nahas, saat melintas di depan pos pemeriksaan pool bus MGI, korban diteriaki oleh salah satu pelaku. Adu mulut tak terhindarkan, yang kemudian berujung pada pengeroyokan massal oleh enam orang.
Korban yang tak berdaya mengalami luka serius dan sempat dilarikan ke RS Hermina. Namun, takdir berkata lain; korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya.
Polisi Buru Dua DPO
Saat ini, pihak kepolisian terus mempersempit ruang gerak dua pelaku yang masih buron. Kompol Aguk menegaskan bahwa identitas AW dan MK sudah dikantongi.
Baca juga : Rumah 3 Lantai di Cisaat Sukabumi Ambruk Bertahap, Warga Mengungsi
”Kami imbau para pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri. Kami akan terus kejar hingga kasus ini tuntas sepenuhnya,” tegas mantan pejabat di lingkungan Polres Sukabumi tersebut.
Diberitakan sebelumnya, aksi pengeroyokan brutal berujung maut menggemparkan warga Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (2/5/2026) sore.
Seorang pria petugas sampah berinisial R (30), warga Desa Sukaraja, dilaporkan tewas mengenaskan setelah diserang sejumlah orang di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur.
Peristiwa berdarah ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, tepat di depan pos pemeriksaan pool bus MGI, Kampung Cibeureum, Desa Sukaraja. Meski sempat dilarikan ke RS Hermina yang tak jauh dari lokasi, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Redaktur : Budiyanto
The post Ayah, Anak, dan Paman Terlibat, Polisi Tangkap Pengeroyok Penarik Sampah Hingga Tewas di Sukaraja first appeared on Inilah Sukabumi.



















