
SUKABUMI – Daging ayam dan telur menjadi dua sumber protein hewani yang paling sering dikonsumsi masyarakat, namun keduanya memiliki perbedaan kandungan protein dan nutrisi yang cukup signifikan.
Protein sendiri merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga massa otot, membantu pemulihan, serta memberikan rasa kenyang lebih lama.
Jika dilihat dari jumlah protein, dada ayam tanpa kulit unggul jauh dibandingkan telur karena dalam 100 gram ayam matang mengandung sekitar 31 gram protein.
Baca Juga: Kritik Herdman Menggema hingga Kanada Usai Indonesia Tersingkir di Piala AFF 2026
Sementara itu, 100 gram telur rebus hanya mengandung sekitar 13 gram protein meski selisih kalorinya tidak terlalu jauh.
Dada ayam juga dinilai lebih efektif untuk meningkatkan asupan protein tanpa menambah banyak kalori sehingga cocok bagi yang ingin membangun massa otot.
Selain protein, ayam mengandung vitamin B3, vitamin B6, fosfor, dan selenium yang berperan dalam metabolisme tubuh dan daya tahan.
Baca Juga: Cuaca Sukabumi Hari Ini Cerah Berawan, Warga Diimbau Tetap Waspada Perubahan
Meski kalah dalam jumlah protein, telur tetap memiliki keunggulan karena kaya vitamin dan mineral penting, terutama pada bagian kuningnya.
Kuning telur mengandung vitamin A, D, E, B12, serta kolin yang berperan penting bagi fungsi tubuh.
Telur juga dikenal baik untuk kesehatan otak dan mata karena mengandung kolin, lutein, dan zeaxanthin sebagai antioksidan.
Baca Juga: Plara Fest Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan UMKM Sukabumi
Dengan kandungan tersebut, telur tetap menjadi pilihan makanan sehat yang praktis untuk dikonsumsi sehari-hari.
Pemilihan antara ayam dan telur sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, di mana ayam lebih cocok untuk meningkatkan protein, sementara telur memberikan nutrisi yang lebih lengkap.
The post Ayam vs Telur: Mana Lebih Tinggi Protein dan Lebih Baik untuk Kesehatan? first appeared on Sukabumi Ku.

