Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Sedikitnya 4,38 hektare lahan persawahan milik warga di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, rusak parah akibat banjir bandang yang terjadi pada Senin (20/4/2026) sore.
Akibat bencana ini, para petani terancam gagal panen karena tanaman padi yang sudah memasuki masa panen hancur terendam lumpur dan luapan air. Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut tanpa henti. Debit air sungai meningkat drastis hingga meluap dan menggenangi area persawahan di Kampung Sukagalih dan Kampung Leuwi Waluh.
Salah seorang warga, Yusuf, mengatakan air datang sangat cepat sehingga warga tidak sempat menyelamatkan lahan pertanian. “Airnya cepat sekali naik, kami tidak sempat berbuat apa-apa. Sawah yang sudah kuning dan mau panen langsung terendam lumpur. Banyak sekali yang rusak,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Data lapangan menunjukkan kerusakan paling parah terjadi di Kelompok Tani (Poktan) Sukagalih dengan luas terdampak 2,03 hektare. Selain itu, Poktan Kampung Mekar mengalami kerusakan 1,2 hektare, Poktan Leuwi Waluh 0,85 hektare, dan Poktan Cisalimar sekitar 0,3 hektare.
Menurut Yusuf, kondisi ini menjadi pukulan berat bagi petani karena tanaman padi yang rusak merupakan sumber penghidupan utama mereka.
The post Banjir Bandang Rusak 4,38 Hektare Sawah di Kabandungan Sukabumi appeared first on Radar Sukabumi.













