Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI- Panggung catwalk Vietnam dan Singapura baru saja menjadi saksi bisu kehebatan talenta muda asal Kota Sukabumi.
Usai sukses mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, tiga model remaja berprestasi ini disambut hangat oleh Walikota Sukabumi, Ayep Zaki, di ruang kerjanya pada Selasa (14/4/2026).
Pertemuan ini menjadi babak baru bagi komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem industri kreatif di Kota Mochi.
Ketiga srikandi muda tersebut adalah Nadia Putri Ramadhani (siswi SDN Cipanengah CBM), Rafa Elviana Supriatna (SD Pasim), dan Aurin Julianti.
Menariknya, ketiga model berbakat ini merupakan saudara kandung putri dari pasangan Ucup Supriatna dan Epi Sumanti.
Dalam arahannya, Walikota Sukabumi, Ayep Zaki mengatakan, bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menjadikan sektor seni model sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif di Sukabumi.
“Saya sudah bertemu dan memberikan support. Ke depan kita ingin membangun ekosistem industri kreatif di Kota Sukabumi, salah satunya di sektor seni model ini,” ujar Ayep Zaki dengan penuh optimisme.
Ia juga memberikan motivasi agar generasi muda Sukabumi tidak ragu mengejar cita-cita. Keberhasilan Nadia, Rafa, dan Aurin dinilai sebagai bukti nyata bahwa wadah pembinaan lokal, seperti Sanggar Kamino, telah berhasil menetaskan talenta kelas dunia.
“Sebelumnya juga sudah ada yang berprestasi seperti Diva dan Lakeisya dari Sanggar Kamino. Ini menunjukkan potensi anak-anak kita sangat besar,” tambahnya.
Meski memberikan dukungan penuh, Ayep Zaki mengingatkan pentingnya pembinaan yang terukur dan berjenjang.
Ia mengibaratkan pengembangan bakat ini seperti sistem liga dalam sepak bola, di mana setiap langkah harus dimulai dari level dasar sebelum melompat ke panggung yang lebih tinggi.
“Kami akan mendorong sanggar model seperti Kamino untuk terus melatih talenta lokal. Namun, tentu harus berjenjang, memilih kompetisi yang sesuai, tidak langsung terlalu tinggi,” jelasnya.
Walikota menutup pertemuan tersebut dengan mengingatkan kembali identitas Sukabumi sebagai kota seni.
Ia berharap prestasi anak-anak ini tidak hanya mengharumkan nama pribadi, tetapi juga memperkuat posisi Sukabumi di peta nasional dan internasional.
“Dampaknya bukan hanya untuk Kota Sukabumi, tetapi juga masa depan anak-anak itu sendiri. Sukabumi sejak dulu dikenal sebagai kota yang melahirkan banyak talenta seni hingga tingkat nasional,” pungkas Ayep Zaki. (why)
The post Berlaga di Luar Negeri, Tiga Model Asal Kota Sukabumi Diapresiasi Walikota appeared first on Radar Sukabumi.















