Dari Bangku SMP ke Balai Kota Sukabumi, Ini Kisah Tiga Alumni SMPN 1

Alumni SMP N 1 Kota Sukabumi

SUKABUMI – Siapa sangka, tiga teman satu angkatan SMP Negeri 1 Kota Sukabumi tahun 1995 kini sama-sama menempati jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Mereka adalah dr. Lulis Delawati, Novian Restiadi, dan Imran Wardhani, yang kini mengemban tanggung jawab sebagai pejabat eselon II.

Ketiganya menempuh perjalanan karier masing-masing hingga dipercaya menduduki jabatan penting di pemerintahan. dr.Lulis Delawati kini menjabat Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Novian Restiadi sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), sedangkan Imran Wardhani bertugas sebagai Asisten Daerah (Asda) III.

Perjalanan karier ketiganya berlangsung pada waktu dan posisi yang berbeda. dr. Lulis Delawati dipercaya menduduki jabatan eselon II setelah dilantik Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, sebagai Kepala Dinas Sosial pada 1 Oktober 2026.

BACA JUGA: Dua Petugas Terima Penghargaan Usai Berhasil Gagalkan 12,83 Gram Sabu Masuk Kedalam Lapas Sukabumi

Sementara itu, Imran Wardhani lebih dahulu memasuki jajaran pejabat eselon II saat dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan pada 13 Januari 2023, ketika Kota Sukabumi dipimpin Wali Kota Achmad Fahmi. Karier Imran kemudian berlanjut di bawah kepemimpinan Wali Kota Ayep Zaki. Pada 8 Juli 2025, ia dipindahkan ke jabatan Asisten Daerah III.

Adapun Novian Restiadi dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi oleh Wali Kota Ayep Zaki pada 8 Oktober 2025.

Kenangan Sekolah yang Tak Terlupakan

Di balik jabatan dan tanggung jawab yang kini mereka emban, ada ikatan persahabatan yang bermula dari bangku sekolah. Bagi ketiganya, masa-masa di SMPN 1 Kota Sukabumi bukan sekadar bagian dari perjalanan pendidikan, melainkan juga fase penting dalam membentuk karakter dan menjalin hubungan pertemanan.

Imran Wardhani mengungkapkan, masa sekolah memiliki arti tersendiri dalam perjalanan hidupnya. Menurut dia, pengalaman selama menempuh pendidikan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter sekaligus mempererat persahabatan.

“Bagi saya, masa sekolah bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan mempererat persahabatan. Banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan, karena dari sanalah kita belajar tentang kebersamaan, saling menghargai, dan menjalani proses kehidupan,” kata Imran.

BACA JUGA: Program 12 PAS Kota Sukabumi Berlanjut, 14 Warga Selabatu dan Cikole Terima Bantuan

Senada dengan Imran, Novian Restiadi memandang bahwa setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda. Pengalaman dan proses panjang yang dilalui masing-masing individu turut membentuk kedewasaan serta tanggung jawab dalam menjalani kehidupan.

“Perjalanan hidup setiap orang tentu berbeda. Ada proses panjang yang harus dijalani, pengalaman yang membentuk kedewasaan, serta tanggung jawab yang semakin besar seiring waktu. Karena itu, saya memandang penting untuk tetap menjaga silaturahmi dan menghargai setiap perjalanan yang telah dilalui,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Lulis Delawati menilai bahwa kesibukan dan perbedaan peran dalam kehidupan tidak akan menghapus kenangan tentang tempat seseorang pernah belajar dan membangun persahabatan.

“Waktu boleh memisahkan langkah dan kesibukan boleh membedakan peran. Namun, kenangan tentang tempat seseorang pernah belajar, tumbuh, dan membangun persahabatan akan selalu menjadi bagian dari cerita hidup yang tidak mudah dilupakan,” tuturnya.

Dari Teman Sekolah Menjadi Rekan Pengabdian

Kisah dr. Lulis Delawati, Novian Restiadi, dan Imran Wardhani menjadi cerita menarik tentang perjalanan tiga alumni yang pernah duduk di bangku sekolah yang sama, kemudian menempuh jalan karier masing-masing hingga dipercaya menduduki jabatan strategis di lingkungan pemerintahan.

Kini, setelah lebih dari tiga dekade sejak angkatan 1995 menempuh pendidikan di SMPN 1 Kota Sukabumi, ketiganya menjalankan tanggung jawab dalam bidang yang berbeda. Lulis di sektor sosial, Novian di bidang pendidikan, dan Imran dalam lingkup administrasi pemerintahan daerah.

The post Dari Bangku SMP ke Balai Kota Sukabumi, Ini Kisah Tiga Alumni SMPN 1 first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *