
SUKABUMI – Seorang ibu bersama tiga anaknya mendatangi Pos Bhabinkamtibmas Polsek Cibadak, Polres Sukabumi, Jumat (25/9/2026). Kedatangan mereka berujung pada upaya pendampingan untuk membantu keluarga tersebut kembali ke kampung halaman di Subang.
Perempuan berinisial Nia (38) itu datang dalam kondisi membutuhkan bantuan. Kepada petugas, ia mengaku telah sekitar lima tahun ditelantarkan oleh suaminya dan selama berada di Cibadak sempat menginap bersama ketiga anaknya di Masjid Darulmatin.
Kondisi tersebut kemudian mendapat perhatian Bhabinkamtibmas Polsek Cibadak, Aipda Emin Tukimin. Setelah mendengarkan cerita Nia, Emin berupaya memberikan pendampingan sekaligus membantu proses kepulangan ibu dan ketiga anaknya.
Baca Juga: Dua Terduga Pelaku Pembacokan di Sukalarang Ditangkap di Gunung Panyireupan Cianjur
“Tadi pagi saya didatangi ke pos, Bu Nia sambil menangis-nangis bersama tiga anaknya. Dari keterangannya, mereka diduga sudah ditelantarkan oleh suaminya sekitar lima tahun,” ujar Emin.
Menurut Emin, Nia datang ke pos Bhabinkamtibmas karena membutuhkan bantuan untuk dapat kembali ke Subang. Ia kemudian menyampaikan kondisi yang dialaminya selama berada di Cibadak bersama anak-anaknya.
“Saya sudah lima tahun ditelantarkan suami. Sekarang saya menginap di Masjid Darulmatin bersama tiga anak saya,” tutur Nia.
Mendengar kondisi tersebut, Emin berusaha memastikan ibu dan ketiga anak itu mendapatkan pendampingan selama proses kepulangan. Upaya tersebut dilakukan agar mereka dapat kembali ke daerah asal dengan aman.
Baca Juga: Beda Versi soal Bangunan di Lapas Cibinong, DPR Minta Pemeriksaan Transparan
Kasus ini juga memperlihatkan persoalan sosial yang dihadapi Nia bersama ketiga anaknya. Selain persoalan rumah tangga yang disampaikannya, mereka juga sempat tidak memiliki tempat tinggal yang layak selama berada di Cibadak.
Meski demikian, dugaan penelantaran rumah tangga tersebut masih berdasarkan keterangan Nia. Fakta mengenai persoalan rumah tangganya maupun hak-hak Nia dan ketiga anaknya masih memerlukan penanganan serta pendalaman dari pihak terkait.
Bagi Aipda Emin, langkah yang paling mendesak adalah memastikan ibu dan anak-anak tersebut dapat kembali ke tempat yang lebih aman dan layak.
“Yang penting sekarang ibu dan anak-anak ini bisa pulang dengan aman dan mendapatkan tempat yang lebih layak,” pungkasnya.
Pendampingan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi Nia dan ketiga anaknya untuk kembali mendapatkan dukungan keluarga maupun akses terhadap bantuan dan penanganan yang diperlukan di daerah asalnya.
The post Datang Menangis Bersama 3 Anak, Ibu di Cibadak Minta Diantar Pulang ke Subang first appeared on Sukabumi Ku.




