SUKABUMI – Tanggapan tegas disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyusul aksi protes warga Jampang terkait kerusakan ruas Jalan Lengkong–Kiara Dua pada Rabu (22/4/2026). Ia menegaskan, anggaran perbaikan jalan tersebut untuk sementara dialihkan ke ruas jalan provinsi lain di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, langkah itu diambil bukan tanpa alasan. Kondisi jalan yang terus rusak akibat kendaraan over kapasitas dinilai membuat pembangunan menjadi tidak efektif.
“Saya tegaskan bahwa anggaran untuk ruas jalan tersebut kami alihkan ke jalan-jalan provinsi lain di Kabupaten Sukabumi. Sehingga ruas lain tahun ini 99 persen akan dalam kondisi baik setelah proyek berjalan,” ujar Dedi dikutip sukabumiku.id dari postingan video di instagram Dedi Mulyadi, Jum’at (24/4/2026).
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sukabumi Hari Ini, Jumat 24 April 2026: Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah
Ia menjelaskan, kerusakan jalan di ruas Lengkong–Kiara Dua disebabkan oleh tingginya intensitas truk bertonase besar, khususnya kendaraan jenis tronton sumbu tiga yang melanggar batas muatan.
“Setiap hari dilewati truk-truk overload. Kalau kita bangun dengan anggaran Rp68 miliar, itu sama saja seperti buang garam ke laut. Dalam lima sampai enam bulan bisa rusak lagi,” tegasnya.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memilih untuk memprioritaskan penertiban kendaraan over kapasitas sebagai solusi utama sebelum pembangunan fisik jalan kembali dilakukan.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sukabumi Hari Ini, Jumat 24 April 2026: Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah
“Solusinya kita benahi dulu truk overload-nya. Baru setelah itu kita bangun jalannya,” katanya.
Meski demikian, ia mengaku memahami kekecewaan masyarakat yang sempat melakukan aksi bakar ban sebagai bentuk protes. Ia menyebut aspirasi warga menjadi catatan penting bagi pemerintah.
“Saya ucapkan terima kasih, masyarakat sudah menyampaikan kemarahan dan kekecewaannya. Kami memahami itu. Tapi kami juga ingin anggaran negara ini tepat sasaran, dinikmati oleh banyak orang, bukan hanya oleh pengusaha dan transporter,” pungkasnya.
Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa penanganan ruas Lengkong–Kiara Dua akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari penertiban kendaraan overload sebelum pembangunan kembali dilakukan, guna memastikan hasil yang lebih tahan lama dan bermanfaat luas bagi masyarakat.
The post Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Warga Jampang, Anggaran Jalan Dialihkan first appeared on Sukabumi Ku.

















