
Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi memperketat pengawasan lalu lintas dan kesehatan hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh hewan qurban memenuhi kriteria sehat secara fisik maupun syarat syar’i.
Kepala Disnak Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan skema pemeriksaan ganda, yakni Ante Mortem (sebelum penyembelihan) dan Post Mortem (sesudah penyembelihan). Pemeriksaan dilakukan di pasar hewan Bojongkokosan dan Curugkembar, perusahaan peternakan PT Karyana Gita Utama di Cicurug, hingga lapak pedagang di jalan protokol.
“Kami mengerahkan 13 dokter hewan, 4 paramedik veteriner, serta 15 petugas teknis dari Puskeswan Wilayah I–VII untuk menyisir pasar, penampungan, hingga lapak di jalanan agar hewan yang dijual layak konsumsi,” ujar drh. Asep, Minggu (17/5).
Selain itu, pemeriksaan Post Mortem juga dilakukan di sejumlah Rumah Potong Hewan (RPH) seperti Bojongkokosan, Nagrak, Cikal Surade, Rayi Raka Cicantayan, dan Rizky Farm Cicurug, termasuk di masjid-masjid saat hari pemotongan.
Terkait ketersediaan stok, drh. Asep menyebutkan populasi hewan qurban di Kabupaten Sukabumi mencapai 11.900 ekor, terdiri dari 10.000 ekor domba, 250 ekor kambing, 1.500 ekor sapi, dan 150 ekor kerbau.
The post Disnak Sukabumi Perketat Pengawasan Hewan Qurban untuk Idul Adha appeared first on Radar Sukabumi.



















