
SUKABUMI – Puncak perayaan Seren Taun ke-447 di Kampung Adat Kasepuhan Sirnaresmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, tidak hanya menjadi momentum pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat. Ribuan warga dan wisatawan memadati kawasan adat tersebut pada Minggu (5/7/2026) untuk menyaksikan rangkaian prosesi tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Berbagai ritual adat dan pertunjukan seni budaya menjadi daya tarik utama dalam perayaan tahun ini. Mulai dari tumbuk padi, dongdang, dogdog lojor, rengkong, gondang buhun, tari tani, seni debus, hingga prosesi sakral Ngampih Pare ka Leuit yang menjadi simbol rasa syukur masyarakat adat atas hasil panen.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan Seren Taun merupakan salah satu aset wisata budaya yang memiliki nilai penting dalam memperkenalkan kearifan lokal kepada masyarakat luas.
Baca Juga: Rupiah Kembali Melemah ke Rp17.995 per Dolar AS, Investor Cermati Arah Kebijakan The Fed
“Seren Taun Kasepuhan Sirnaresmi bukan hanya warisan budaya yang harus dijaga, tetapi juga aset pariwisata yang memiliki daya tarik kuat. Tradisi ini menghadirkan pengalaman budaya yang autentik sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat adat kepada wisatawan,” ujarnya.
Menurut Ali, Kabupaten Sukabumi selama ini dikenal dengan kekayaan wisata alamnya. Namun, potensi wisata budaya seperti Seren Taun juga menjadi kekuatan yang mampu melengkapi ragam destinasi yang dimiliki daerah tersebut.
Ia menilai keunikan tradisi yang tetap lestari hingga kini menjadi modal besar untuk menarik minat wisatawan, sekaligus memperkuat citra Kabupaten Sukabumi sebagai daerah yang kaya akan budaya dan tradisi.
Ramainya kunjungan wisatawan selama penyelenggaraan Seren Taun juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang kuliner, pengrajin, hingga penyedia jasa wisata merasakan peningkatan aktivitas usaha selama acara berlangsung.
Baca Juga: Kerugian Rp1 Miliar, Terduga Pengelola Arisan Bodong di Cibadak Janji Kembalikan Dana dalam 3 Bulan
Ali menambahkan, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi akan terus memperkuat promosi wisata berbasis budaya agar Kasepuhan Sirnaresmi semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Melalui Seren Taun, kami ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Sukabumi tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya yang tetap terjaga dan memiliki potensi besar untuk menarik lebih banyak wisatawan,” katanya.
Pemerintah daerah berharap penyelenggaraan Seren Taun dapat terus menjadi agenda wisata unggulan yang mampu menjaga kelestarian budaya sekaligus memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat di sekitar kawasan adat Kasepuhan Sirnaresmi.
The post Dispar Kabupaten Sukabumi: Seren Taun Sirnaresmi Perkuat Identitas Budaya dan Pariwisata first appeared on Sukabumi Ku.




