
INILAHSUKABUMI.COM – Wilayah selatan Kabupaten Sukabumi kembali diguncang gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,3 pada Sabtu malam (11/7/2026) pukul 19:47 WIB.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada pada koordinat 7.66 Lintang Selatan (LS) dan 107.00 Bujur Timur (BT), tepatnya 83 kilometer di selatan Kota Sukabumi dengan kedalaman 22 kilometer.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Meski guncangan terasa cukup kuat, kondisi di lapangan dilaporkan masih terkendali. Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Tegalbuleud, Noris, menyatakan bahwa warga di sekitar pantai Tegalbuleud merasakan getaran, namun tidak sampai menimbulkan dampak kerusakan signifikan.
Baca juga : Empat Hari Hilang, Pria di Sukabumi Ditemukan Mengapung di Sungai Cimunjul
”Ya, banyak warga yang merasakan getarannya. Namun, mereka tetap tenang dan tidak sampai keluar rumah,” ujar Noris kepada InilahSukabumi.com, Sabtu malam.
Khawatir Gempa Susulan Warga Keluar Rumah
Situasi berbeda dilaporkan warga di wilayah lain. Di Kecamatan Simpenan, guncangan justru membuat sebagian warga memilih untuk keluar rumah guna memastikan keamanan.
”Saya merasakan guncangannya. Sejumlah tetangga bahkan sempat keluar rumah karena khawatir gempa susulan,” kata Rudi Imelda, warga Kampung Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan.
Baca juga : Tercatat BMKG, Sukabumi Diguncang Gempa Empat Kali dalam 12 Jam Dirasakan Warga di Simpenan
Sehari Tercatat Empat Kali Gempa
Sebelumnya, pada Jumat (10/7/2026), kawasan selatan Kabupaten Sukabumi, khususnya area Tegalbuleud, diguncang empat kali gempa tektonik dalam kurun waktu kurang dari 12 jam.
Gempa tersebut memiliki magnitudo bervariasi antara 2,6 hingga 3,7.
Redaktur : Budiyanto
The post Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Sukabumi, Warga di Cigaru Simpenan Pilih Keluar Rumah first appeared on Inilah Sukabumi.



