SUKABUMI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (14/4/2026), memicu terjadinya banjir dan longsor yang menutup jalur provinsi Sukabumi–Sagaranten.
Material berupa lumpur dan batu menutup badan jalan di dua titik, yakni di Kampung Legokareuy, Desa Cijangkar, serta ruas jalan baru di Desa Kertaangsana. Kondisi tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur penghubung antarwilayah tersebut.
Petugas P2BK Kecamatan Nyalindung bersama unsur terkait langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Penanganan difokuskan pada pembersihan material longsor dengan menggunakan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum Wilayah II.
Baca Juga: 164 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, Pemkab Sukabumi Kejar Validasi Data 15 Hari
“Material longsor saat ini sedang dibersihkan oleh pihak PU Wilayah II,” ujar petugas P2BK Kecamatan Nyalindung, A. Ahmad.
Di salah satu titik, kendaraan sudah mulai dapat melintas dengan sistem buka tutup guna menjaga keselamatan pengguna jalan. Sementara itu, di titik lainnya proses pembersihan masih terus dilakukan.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun, petugas tetap bersiaga mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu longsor susulan.
Baca Juga: Koordinator SPPG Cisaat Klarifikasi Dugaan Sampah Liar di Padaasih: Bukan dari Dapur MBG
Selain melakukan pembersihan material, petugas juga berkoordinasi lintas sektor serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.
Upaya percepatan penanganan terus dilakukan agar akses vital Sukabumi–Sagaranten dapat segera kembali normal, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu penghubung utama antarwilayah di Kabupaten Sukabumi.
The post Hujan Deras Picu Longsor di Nyalindung, Jalur Sukabumi–Sagaranten Sempat Lumpuh first appeared on Sukabumi Ku.















