Inovasi Kelurahan Cikondang, Sampah Rumah Tangga Berubah Jadi Nutrisi

Sumber: Radar Sukabumi

CITAMIANG – Upaya penanganan stunting di Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, dilakukan dengan cara kreatif dan inovatif. Melalui program Sedekah Jelantah dan Sampah Plastik Menjadi Nutrisi Warga Cikondang (Sejati Wanci), sampah rumah tangga yang selama ini dianggap tidak bernilai berhasil diubah menjadi bantuan pangan bergizi berupa telur untuk keluarga rawan stunting.

Bantuan tersebut disalurkan Pemerintah Kecamatan Citamiang bersama Kelurahan Cikondang dalam kegiatan Semangat (Senam Masyarakat dan Kader Sehat) yang digelar di Taman Cikondang. Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.

Camat Citamiang, Aries Ariandi, menjelaskan bantuan telur disalurkan melalui 16 Posyandu di Kelurahan Cikondang. Bantuan itu merupakan hasil pengelolaan sampah dan minyak jelantah yang dikumpulkan masyarakat sejak program Sejati Wanci diluncurkan pada April 2026. “Dari sampah yang dikumpulkan di Posyandu kemudian dikolektifkan oleh pihak kelurahan, Alhamdulillah bisa menjadi satu tray telur untuk satu Posyandu,” kata Aries, Jumat (12/6).

Menurutnya, program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga berisiko stunting, tetapi juga menjadi sarana edukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah sejak dari rumah. “Kesadaran memilah sampah dan mengelola limbah rumah tangga adalah langkah penting menciptakan lingkungan sehat dan produktif,” ujarnya.

Aries menegaskan pihak kecamatan bersama kelurahan akan terus mendorong partisipasi masyarakat agar inovasi ini berkembang dan memberi manfaat lebih luas. “Selain menjaga kebersihan lingkungan, hasil pengelolaan sampah juga dapat dikonversi menjadi bantuan yang langsung dirasakan masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Lurah Cikondang, Aden Dendalaga, menjelaskan program Sejati Wanci berhasil menghimpun dana sebesar Rp830 ribu dari penjualan minyak jelantah dan sampah plastik yang dikumpulkan warga. Dana tersebut kemudian dibelikan telur untuk disalurkan kepada keluarga sasaran melalui Posyandu. “Ini inovasi kami untuk mempercepat penurunan angka stunting. Kami berkolaborasi dengan ibu-ibu kader, RT, RW melalui inovasi pentahelix. Semuanya kompak untuk merealisasikan 0 persen stunting di Cikondang,” ungkap Aden.

The post Inovasi Kelurahan Cikondang, Sampah Rumah Tangga Berubah Jadi Nutrisi appeared first on Radar Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *