SUKABUMI – Upaya mewujudkan generasi emas tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Persoalan gizi, kesehatan, pengasuhan, hingga akses layanan pendidikan anak usia dini masih menjadi tantangan yang harus ditangani secara bersama.
Hal itu mengemuka dalam pertemuan Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD Desa/Kelurahan se-Kecamatan Jampangkulon di Aula Kantor Kecamatan Jampangkulon, Selasa (2/6/2026).
Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kecamatan Jampangkulon, Idawati Dading, menegaskan bahwa layanan PAUD harus dipahami sebagai proses pembentukan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, bukan sekadar tempat belajar calistung.
Menurutnya, anak-anak membutuhkan layanan yang terintegrasi mulai dari pendidikan, pemenuhan gizi, kesehatan, hingga pola pengasuhan yang tepat di lingkungan keluarga.
“PAUD bukan hanya soal anak bisa membaca atau menulis lebih cepat. Yang lebih penting adalah memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal, kebutuhan gizinya terpenuhi, kesehatannya terjaga, dan mendapatkan pola asuh yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Jampangkulon, Dadun, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD di wilayahnya. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak bisa dibebankan kepada lembaga PAUD semata, melainkan membutuhkan dukungan pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendidik, hingga keluarga.
Ia menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan akses layanan PAUD yang berkualitas tanpa terkecuali. Karena itu, sinergi antara Bunda PAUD, Posyandu, Puskesmas, UPTD Pendidikan, dan pemerintah desa harus terus diperkuat.
“Kita ingin memastikan anak-anak di Jampangkulon memperoleh layanan yang holistik dan integratif. Pendidikan, kesehatan, gizi, dan pengasuhan harus berjalan beriringan,” katanya.
Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi tersebut, Kecamatan Jampangkulon menargetkan peningkatan kualitas layanan PAUD di seluruh desa dan kelurahan. Langkah ini dinilai penting sebagai fondasi mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
The post Jampangkulon Bidik PAUD Berkualitas, Bunda PAUD Soroti Masalah Gizi, Pengasuhan, dan Akses Pendidikan Anak first appeared on Sukabumi Ku.



















