SUKABUMI – Upaya pemberdayaan masyarakat desa terus didorong melalui kolaborasi komunitas dan pemuda. Salah satunya dilakukan Morality Movement Foundation (MMF) yang menggelar kegiatan sosial terpadu di Desa Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, pada 25–26 April 2026.
Kegiatan bertajuk Giat Sosial Kebermanfaatan ini tidak hanya menghadirkan bantuan, tetapi juga dirancang sebagai langkah awal membangun kemandirian masyarakat dari berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan hingga sosial keagamaan.
Ketua panitia, Mulki Firdaus Alamsyah, menegaskan bahwa program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkelanjutan.
Baca Juga:Dari Lalu Lintas hingga Pelayanan, Dishub Kota Sukabumi Tuai Penghargaan Dari Kementerian Imipas
“Dengan harapan, kami bersama kawan-kawan ingin memberikan kebermanfaatan yang lebih, khususnya untuk daerah tertentu. Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana di Jampang Tengah dan kami berharap ada tindak lanjut ke depannya,” ujar Mulki kepada sukabumiku.id, Selasa (28/04/2026).
Di sektor ekonomi, MMF menggelar workshop kewirausahaan dengan menghadirkan Radja Siroj Abu Bakar, Founder Raindictive. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pelatihan praktis seperti teknik sablon serta fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha di Bojong Lopang.
Sementara di bidang kesehatan, kegiatan ini menggandeng Tim FKES UMMI untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga. Tidak hanya itu, dilakukan pula verifikasi data BPJS non-aktif bagi masyarakat kurang mampu agar tetap mendapatkan akses jaminan kesehatan.
Dukungan terhadap sektor pertanian juga diberikan melalui penyaluran pupuk gratis guna meningkatkan produktivitas petani lokal. Adapun dalam aspek sosial keagamaan, bantuan disalurkan secara langsung ke rumah warga, termasuk distribusi Al-Qur’an dan Iqro ke masjid serta tempat pendidikan Al-Qur’an.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Paguyuban Armada Jampang Tengah serta pemerintah desa setempat. Perwakilan Desa Jampang Tengah, Dadan, mengapresiasi inisiatif tersebut dan menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami dari pemerintah desa sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Morality Movement Foundation dan Paguyuban Armada yang telah menginisiasi kegiatan ini,” kata Dadan.
Baca Juga: Mengenal Green SM, Operator Taksi Listrik Asal Vietnam yang Tersorot Usai Insiden Kereta di Bekasi
Ia juga menekankan pentingnya pelatihan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Pelatihan seperti ini sangat penting agar pemuda memiliki skill tambahan yang bisa menunjang ekonomi mereka sendiri maupun desa,” lanjutnya.
Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana peran pemuda dan komunitas dapat berkontribusi langsung dalam menjawab tantangan sosial di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, MMF berharap nilai-nilai moralitas dan kemanusiaan dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat. Tidak hanya meningkatkan kesejahteraan secara ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di daerah.
The post Kolaborasi Pemuda dan Komunitas, MMF Hadirkan Program Sosial Terpadu di Sukabumi first appeared on Sukabumi Ku.















