Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaSukabumi

Pegiat Budaya Soroti Absennya Sukabumi di Milangkala Tatar Sunda

×

Pegiat Budaya Soroti Absennya Sukabumi di Milangkala Tatar Sunda

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sumber: Radar Sukabumi

SUKABUMI — Tidak dilibatkannya Kota dan Kabupaten Sukabumi dalam Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda menuai sorotan dari kalangan pegiat seni dan budaya. Salah satunya Ketua Padepokan Dadalipati Nusantara, Abah Alam, yang menilai hal tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap peran penting Sukabumi dalam sejarah panjang peradaban Sunda.

Example 300x600

Menurut Abah Alam, Tatar Sunda tanpa menghadirkan Sukabumi sama halnya dengan membicarakan Pajajaran tanpa menyebut lumbung pangannya. “Sukabumi itu jantungnya Pajajaran. Perannya sangat vital, tidak bisa dipisahkan dari sejarah Sunda,” ujarnya, Jumat (8/5).

Ia menjelaskan, pada masa Kerajaan Pajajaran, Sukabumi dikenal sebagai leuit Pajajaran atau lumbung padi yang menopang kebutuhan pangan pusat kerajaan di Pakuan. Selain itu, Sukabumi juga berperan sebagai jalur perdagangan penting yang menghubungkan pedalaman dengan pesisir selatan, terutama Palabuhanratu. Kawasan Cikundul hingga Jampang menjadi jalur distribusi hasil bumi strategis.

Dari sisi pertahanan, bentang alam Gunung Gede Pangrango dan Gunung Salak berfungsi sebagai benteng alami melindungi pusat kerajaan. Sukabumi juga menjadi pusat spiritual dengan banyaknya kabuyutan dan mandala resi. Ketika Pajajaran runtuh pada 1579, wilayah ini menjadi jalur pelarian bangsawan hingga menuju Sumedang. “Bahkan dalam cerita leluhur, mahkota Binokasih Pajajaran sempat disembunyikan di Jampang Kulon,” ungkapnya.

Memasuki masa Sumedang Larang, Sukabumi menjadi wilayah perbatasan antara kekuatan Sumedang, Banten, dan Cirebon, sebelum akhirnya berada di bawah kekuasaan Mataram abad ke-17. Sosok R.A. Wira Tanu Datar I yang diangkat Mataram sekitar 1670-an menjadi tonggak awal terbentuknya pemerintahan Sukabumi. Pada masa kolonial, tahun 1811 di era Raffles, Sukabumi dipisahkan dari Cianjur dan pada 1870 resmi menjadi wilayah administratif tersendiri.

The post Pegiat Budaya Soroti Absennya Sukabumi di Milangkala Tatar Sunda appeared first on Radar Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *