
JAKARTA – Pemerintah memperketat pengawasan terhadap tempat pemrosesan akhir (TPA) untuk mencegah terjadinya kebakaran di tengah ancaman El Nino dan kondisi cuaca panas yang meningkatkan risiko kebakaran.
Dikutip Sukabumiku, Selasa (11/8/2026), Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago mengatakan TPA menjadi salah satu titik yang turut diwaspadai pemerintah karena kebakaran di lokasi tersebut dapat menimbulkan dampak berbahaya bagi masyarakat.
“Bukan hanya itu juga, kita juga memperhatikan tempat pembuangan sampah. Ini pun jadi pengawasan kita. Jangan sampai itu terbakar,” ujar Djamari dalam konferensi pers di kantornya, Senin (10/8/2026).
Baca Juga : Resep Es Kopi Susu Gula Aren Creamy dengan Sentuhan Sea Salt
TPA Harus Dibasahi Secara Berkala
Menurut Djamari, salah satu langkah yang dilakukan pemerintah untuk mencegah kebakaran adalah memastikan area TPA tetap dalam kondisi basah dengan melakukan penyiraman secara berkala.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko munculnya api di kawasan tempat pemrosesan sampah.
Selain ancaman kebakaran, pemerintah juga mewaspadai keberadaan gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah. Gas tersebut dapat menimbulkan risiko apabila terjadi kebakaran di kawasan TPA.
“Upaya yang dilakukan untuk mengendalikan itu adalah di TPA itu selalu dibasahi agar tidak terbakar,” kata Djamari.
Puntung Rokok Jadi Perhatian
Pengawasan juga diperketat terhadap aktivitas masyarakat di sekitar kawasan TPA. Pemerintah mengantisipasi berbagai sumber api yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk puntung rokok.
“Selain itu juga diawasi, dicegah ada orang yang melemparkan puntung rokok di sekitar itu. Itu ketat sekali,” ujarnya.
Masyarakat yang berada di sekitar TPA juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama ketika kondisi cuaca sedang panas dan kering.
Pemerintah Daerah Diminta Antisipasi Kebakaran TPA
Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengklaim telah meminta seluruh pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi kebakaran TPA sebagai dampak dari cuaca ekstrem El Nino.
“Kerahkan pemadam kebakaran untuk melakukan pembasahan terhadap area TPA, karena sampah di TPA mengandung gas metan yang tinggi. Pastikan tidak boleh ada orang bakar sampah sembarangan di situ atau merokok sembarangan juga tidak boleh,” tegas Jumhur.
Menurut Jumhur, langkah antisipasi tersebut penting dilakukan mengingat timbunan sampah di TPA dapat menghasilkan gas metana yang mudah terbakar.
PSEL Jadi Salah Satu Solusi Pengelolaan Sampah
Selain melakukan pencegahan kebakaran di TPA, pemerintah juga terus mendorong penanganan sampah melalui sejumlah program.
Salah satunya melalui proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Jumhur menjelaskan bahwa fasilitas PSEL dirancang menggunakan konsep modern sehingga pengelolaan sampah dapat dilakukan secara lebih tertata dan bersih.
“Hal yang harus diingat bahwa kalau PSEL sudah jadi nantinya maka tidak akan ada bau sama sekali dan tidak akan seperti Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang selama ini dilihat masyarakat. Tapi nantinya justru terlihat seperti sebuah mal yang bersih dan indah,” ujar Jumhur.
Pemerintah berharap pengelolaan sampah yang lebih modern tidak hanya mampu mengurangi persoalan sampah, tetapi juga menekan berbagai risiko yang muncul dari timbunan sampah, termasuk potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca ekstrem.(SE)
The post Pemerintah Perketat Pengawasan TPA di Tengah Ancaman El Nino dan Cuaca Panas first appeared on Sukabumi Ku.




