Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Sampah Ditukar Kebutuhan Rumah Tangga, Warga Sukabumi Ramai-ramai ‘Serbu’ SCG Mentari Waste Station, Ini Rahasianya

×

Sampah Ditukar Kebutuhan Rumah Tangga, Warga Sukabumi Ramai-ramai ‘Serbu’ SCG Mentari Waste Station, Ini Rahasianya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INILAHSUKABUMI.COM – Sejumlah warga berduyun-duyun mendatangi fasilitas SCG Mentari Waste Station yang tidak jauh dari Kantor Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026).

Example 300x600

Mereka membawa karung atau plastik besar berisi sampah non organik mayoritas plastik bekas bungkus dan kemasan produk makanan, minuman, perlengkapan mandi, hingga bungkus paket kiriman online.

“Sampah yang dibawa ini tadi ditukarkan dengan kebutuhan rumah tangga, seperti sabun cuci piring, cuci baju,” ungkap Een Rohaeni (70) warga desa setempat saat berbincang dengan InilahSukabumi.com.

Ia mengaku membutuhkan waktu sekitar dua bulan mengumpulkan sampah non organik yang dihasilkan dari pemakaian di rumahnya. Sampah yang terkumpul seberat 10,7 kilogram.

“Ini hasil penukarannya kalau dihitung-hitung bisa mencapai sekitar Rp20ribuan. Alhamdulillah dari sampah dari rumah bisa menghasilkan, dan meringankan,” aku Een sambil memperlihatkan sejumlah produk yang di simpan di baskom plastik.

Baca juga : Keren! RSUD Sekarwangi Sukabumi Ubah Wajah Jadi ‘Green Hospital’ di Hari Bumi 2026

Padahal, lanjut ia, sebelum ada tempat penukaran, sampah-sampah dari rumah terutama plastik selalu saja dibakar atau dibuang ke tempat sampah. Tapi setelah ada program akhirnya dikumpulkan dengan rapi lalu ditukarkan.

Hal senada disampaikan warga lainnya. Salah satunya Hayati (60) yang mampu mengumpulkan lebih dari 11 kilogram sampah non organik dalam sebulan dan ditukarkan dengan kebutuhan sehari-hari di rumahnya.

“Alhamdulillah cukup membantu kebutuhan rumah tangga dan dapat meringankan beban untuk membeli sabun cuci hingga minyak goreng,” ujar dia yang membawa beberapa kemasan sabun cuci piring dan baju di dalam kantong belanjanya.

Dari Sampah Menjadi Energi

Dalam siaran pers diterima InilahSukabumi.com menyebutkan SCG melalui anak perusahaannya PT. Semen Jawa dan PT. Tambang Semen Sukabumi membangun 4 SCG Mentari Waste Station.

Di antaranya berlokasi di Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Wangunreja dan Sukamaju Kecamatan Nyalindung.

Baca juga : Armada Sampah di Sukabumi Jauh dari Ideal, Kebutuhan 200 Unit Baru Terpenuhi 52 Unit

Selain itu menyediakan 1 unit mobil pick up operasional dan mendistribusikan 5.000 karung. Serta membangun bak pengumpulan sampah organik di Desa Kebonmanggu dan Sirnaresmi Kecamatan Gunungguruh.

Pembangunan dan pengadaan fasilitas pengelolaan sampah tersebut merupakan bagian program SCG Mentari (Menjaga Lingkungan Tetap Lestari). Program ini sudah berjalan sejak 2024 dan berhasil mengelola lebih 11 tom sampah.

“Pengadaan berbagai fasilitas pengelolaan sampah ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan,” jelas Presiden Direktur PT. Semen Jawa dan PT. Tambang Semen Sukabumi, Peramas Wajananawat.

“Diharapkan mampu untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan, menjaga kelestarian lingkungan serta mendorong kesejahteraan masyarakat,” sambung dia.

Menurut Peramas, SCG Mentari sejalan dengan prinsip inclusive green growth dalam rangka mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus menciptakan sistem waste management berbasis komunitas berkelanjutan.

“Fasilitas ini dirancang untuk mengakomodasi seluruh tahapan pengelolaan sampah secara terpadu. Mulai dari pengumpulan, pemilihan, hingga pendistribusian ke Pabrik Semen Jawa untuk kemudian dijadikan bahan bakar alternatif,” ujar dia.

Baca juga : Setelah Lebaran, Volume Sampah di TPA Cimenteng Sukabumi Capai 241 Ton Sehari

Mangubah Kebiasaan Buang Sampah Sembarangan

Fasilitas pengelolaan sampah dalam Program di beberapa desa yang berlokasi di pinggiran pabrik semen dan pertambangan tersebut, dikelola SCG Mentari Warrior yang anggotanya berasal dari para generasi muda dan masyarakat berbagai kalangan di desa setempat.

“Program ini diawali dengan sosialisasi langsung kepada masyarakat, kemarin juga ada kegiatan fun walk di tiap desa supaya warga bisa berkumpul, di situ kita sampaikan program ini,” tutur Ketua SCG Warrior Mentari, Hadi Permana kepada awak media di Desa Kebonmanggu, Kamis.

Pada tahap awal program, Hadi mengakui tidak berjalan mudah karena masyarakat belum terbiasa dengan memilah sampah.

Namun seiring perjalanan waktu berbagai upaya pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat baik langsung maupun melalui platform media sosial mulai menunjukkan hasil.

“Awalnya masyarakat masih sulit beradaptasi karena belum pernah memilah sampah, tapi akhirnya secara perlahan mereka perlahan bisa menerima,” aku Hadi.

“Sampah-sampah non organik yang mereka kumpulkan bisa ditukar sabun cuci piring cuci baju, hingga minyak goreng,” sambung dia.

Redaktur : Budiyanto

The post Sampah Ditukar Kebutuhan Rumah Tangga, Warga Sukabumi Ramai-ramai ‘Serbu’ SCG Mentari Waste Station, Ini Rahasianya first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *