INILAHSUKABUMI.COM – Ada pemandangan tak biasa di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahussa’adah, Jalan KH Ahmad Sanusi, Kampung Cigunung, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Rabu (27/5/2026).
Seekor sapi jenis limosin berbobot “raksasa” seberat 1,2 ton menjadi pusat perhatian warga. Sapi yang diberi nama “Predator” ini merupakan hewan kurban Bantuan Kemasyarakatan Banmas) dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Ukuran “Predator” yang jauh melampaui sapi kurban pada umumnya membuat proses penanganan menjadi tantangan tersendiri bagi pihak pesantren. Dibutuhkan tenaga ekstra serta penanganan khusus agar proses penyembelihan berjalan lancar.
Pimpinan Ponpes Miftahussa’adah, H. Ismatullah, mengungkapkan pihak ponpes harus melibatkan tim jagal profesional untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan hewan tersebut.
Baca juga : Sapi Kurban Jumbo 1,17 Ton dari Presiden Prabowo akan Disembelih di Sukabumi
Untuk prosesnya diserahkan kepada yang ahli. Ada tiga jagal profesional yang dibantu tujuh santri. Teknik pengikatan tali harus sangat presisi agar sapi tidak stres atau mengamuk.
“Sapinya luar biasa besar, pengerjaannya harus ekstra hati-hati,” ujar Ismatullah kepada awak media, Rabu (27/5/2026).
Jaminan Kesehatan dari DKP3 Kota Sukabumi
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang meninjau langsung lokasi, memastikan bahwa “Predator” dalam kondisi prima. Sapi ini telah melewati serangkaian pemeriksaan kesehatan ketat oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi selama beberapa pekan terakhir.
“Kondisinya sangat sehat. Kami sudah kawal dari beberapa minggu lalu bersama dokter hewan dari DKP3. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir, hewan kurban dari Presiden Prabowo ini benar-benar dalam kondisi terbaik,” ujar Ayep Zaki.
Distribusi untuk Ribuan Warga
Dari bobot total 1,2 ton, “Predator” diproyeksikan menghasilkan sekitar 600 kilogram daging bersih yang rencananya akan dikemas menjadi 1.000 kantong. Pihak Ponpes Miftahussa’adah memprioritaskan daging kurban ini bagi warga di lingkungan sekitar pesantren.
Untuk mengantisipasi lonjakan penerima manfaat yang mencapai lebih dari 1.000 orang, pihak ponpes juga mengombinasikannya dengan lima ekor sapi reguler serta sejumlah kambing dari internal pesantren.
Pada kesempatan itu, Ismatullah, mengaku pihak ponpes sangat bersyukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengelola hewan kurban raksasa ini.
”Kami dari pihak pondok pesantren terima kasih banyak kepada Pak Presiden yang sudah memberikan bantuan sapi kurban buat warga kota. Ini sebuah kebanggaan bagi kami dipercaya oleh beliau,” ucap Ismatullah.
Lonjakan Kurban di Kota Sukabumi
Lebih jauh, Ayep Zaki menuturkan tahun ini antusiasme kurban di Kota Sukabumi meningkat signifikan. Tercatat ada tujuh ekor sapi berukuran besar dengan total bobot 6,7 ton yang disalurkan ke berbagai titik.
Khusus di Masjid Agung Sukabumi, total daging kurban yang dikelola mencapai lebih dari 8 ton dengan target 7.000 penerima manfaat.
“Tahun lalu target kita 5.000 penerima, sekarang naik jadi 7.000-an. Agar tertib dan tidak ada kericuhan, pembagian dilakukan dengan sistem kupon yang dibantu oleh tim Pekerja Sosial Masyarakat (PSM),” pungkas Ayep.
Redaktur : Budiyanto
The post Sapi Kurban “Predator” 1,2 Ton dari Presiden Prabowo di Sukabumi Jadi Perhatian first appeared on Inilah Sukabumi.















