Survei SMRC: Elektabilitas Dedi Mulyadi 35 Persen, Ungguli Prabowo

JAKARTA – Elektabilitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menempati posisi teratas dalam survei nasional terbaru yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Dalam survei tersebut, Dedi Mulyadi memperoleh elektabilitas sebesar 35 persen, mengungguli Presiden Prabowo Subianto yang berada di angka 14,5 persen.

Selain Prabowo, Dedi juga berada di atas sejumlah tokoh politik nasional lainnya. Anies Baswedan memperoleh 8,2 persen, Gibran Rakabuming Raka 7,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,9 persen, Ganjar Pranowo 4,2 persen, dan Mahfud MD 4 persen.

Baca Juga : Resep Es Buah Ximilu, Minuman Segar Berisi Aneka Buah untuk Cuaca Panas

Sementara itu, Puan Maharani memperoleh 1,3 persen, Sherly Tjoanda 1,2 persen, Purbaya Yudhi Sadewa 1,1 persen, serta Surya Paloh 1 persen.

Survei Dilakukan di 34 Provinsi

Survei SMRC tersebut dilaksanakan pada 5–19 Juli 2026 terhadap 749 responden yang memiliki hak pilih di seluruh Indonesia.

Sebanyak 605 responden diwawancarai melalui telepon menggunakan metode double sampling. Sementara 144 responden lainnya diwawancarai secara tatap muka dengan metode stratified multistage random sampling.

Baca Juga : Resep Es Kopi Susu Gula Aren Creamy dengan Sentuhan Sea Salt

Survei tersebut memiliki margin of error sekitar ±3,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Menariknya, capaian elektabilitas Dedi Mulyadi tersebut diperoleh ketika aktivitasnya sebagai gubernur lebih banyak berfokus di Jawa Barat. Dedi juga relatif jarang melakukan perjalanan dinas ke luar provinsi.

Berdasarkan catatan pemberitaan sebelumnya, selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi lebih banyak menghadiri agenda pemerintahan pusat di Jakarta serta melakukan kunjungan kerja ke berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Kunjungan Dedi ke Luar Jawa Barat

Kunjungan Dedi Mulyadi ke luar Jawa Barat tercatat beberapa kali sejak dirinya menjabat sebagai gubernur.

Pada 7 Agustus 2025, Dedi melakukan kunjungan ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, ia bersilaturahmi dan berinteraksi langsung dengan warga serta pedagang.

Kemudian pada 7 Desember 2025, Dedi bertolak ke Aceh untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang dan longsor. Dalam kunjungan tersebut, ia juga membantu mencari warga yang sempat kehilangan kontak serta memulangkan warga Jawa Barat yang terlantar.

Selanjutnya, pada 5 Januari 2026, Dedi mengunjungi Kantor Bank BJB Cabang Denpasar, Bali. Kunjungan itu menjadi perhatian setelah Dedi menyoroti kondisi kebersihan lingkungan kantor dan mengingatkan mengenai penggunaan kendaraan operasional serta kewajiban pembayaran pajak kendaraan di daerah setempat.

Jemput Korban TPPO di NTT

Agenda kemanusiaan kembali membawa Dedi ke luar Jawa Barat pada 23 Februari 2026. Saat itu, ia terbang ke Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, untuk menjemput dan memulangkan 13 warga Jawa Barat yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Kemudian pada 29 Mei 2026, Dedi menghadiri Konferensi Analisis Papua Strategis III. Dalam forum tersebut, ia menyoroti pentingnya pembangunan Papua yang memperhatikan budaya, alam, dan kearifan lokal agar masyarakat adat tidak tersisih dari wilayahnya sendiri.

Terakhir, pada 18 Juli 2026, Dedi menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VII KAHMI Sumatera Barat di Kota Padang.

Meski sejumlah agenda tersebut membuat Dedi beberapa kali melakukan perjalanan ke luar Jawa Barat, intensitas kunjungannya ke luar provinsi masih relatif terbatas.

Sebagian besar aktivitas Dedi Mulyadi selama menjabat Gubernur Jawa Barat tetap dipusatkan pada agenda pemerintahan, peninjauan lapangan, serta pelayanan masyarakat di berbagai daerah di Jawa Barat.

Hasil survei SMRC tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan tingginya elektabilitas Dedi Mulyadi di tingkat nasional, meski aktivitas politik dan pemerintahannya selama ini lebih banyak terpusat di Jawa Barat.(SE)

The post Survei SMRC: Elektabilitas Dedi Mulyadi 35 Persen, Ungguli Prabowo first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *