INILAHSUKABUMI.COM – Dua unit sepeda motor dan pagar rumah tertimbun material longsor dari tebing rumah yang ambruk di
Kampung Cipamutih RT 01 RW 07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 16:00 WIB.
Peristiwa tersebut berlangsung saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Ciambar dan sejumlah wilayah Sukabumi lainnya sejak Minggu siang. Bahkan hingga Minggu malam hujan masih turun di sejumlah lokasi.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, Dedi Supriadi, mengungkapkan tebing rumah yang ambruk tingginya sekitar 10 meter dengan panjang 7 meter.
Baca juga : Waspada ! Titik Banjir dan Longsor Sukabumi Malam Ini: Dari Palabuhanratu, Ciemas hingga Cicurug
“Tebing rumah yang ambruk ini milik Aap lalu menimpa pagar rumah dan menimbun dia motor milik Hendi,” ungkap Dedi dalam keterangan tertulis diterima InilahSukabumi.com Minggu malam.
Akibat tebing rumah ambruk, lanjut dia, juga mengakibatkan sedikitnya tiga rumah yang terletak di sekitar lokasi dalam ancaman longsor susulan.
“Kami belum sepenuhnya membersihkan material longsoran karena hujan masih turun dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” kata Dedi.
Hampir bersamaan, longsor juga terjadi di Kampung Cikatomas RT 04 RW 01, Desa Ginanjar. Di lokasi ini, tebing setinggi sekitar 10 meter dengan panjang 8 meter ambruk dan menghantam bagian kamar rumah milik warga bernama Hayan.
“Satu rumah terancam karena kondisi tanah masih labil juga hujan masih mengguyur,” kata Dedi.
Baca juga : Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan Melalui Forum TJSPKBL
Tidak Ada Korban Jiwa, Warga Diminta Tetap Waspada
Beruntung dalam dua bencana yang dipicu cuaca ekstrem di dua desa berbeda tidak menimbulkan korban jiwa dan luka. Hingga Minggu malam para petugas gabungan masih memantau di dua lokasi tersebut, juga sejumlah daerah rawan bencana.
“Curah hujan masih cukup tinggi. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan deras dalam waktu lama. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama,” imbau Dedi.
Proses penanganan bencana di dua desa wilayah Kecamatan Ciambar tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat. Di antaranya P2BK Ciambar, unsur Forkopimcam Ciambar, aparatur pemerintah dua desa, Tagana, Pramuka Peduli dan masyarakat setempat.
Reporter : Idam
Redaktur : Budiyanto
The post Tebing 10 Meter Ambruk di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun, Tiga Rumah Terancam Longsor Susulan first appeared on Inilah Sukabumi.



















