
INILAHSUKABUMI.COM – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Wilayah Sukabumi mengeluarkan ultimatum keras kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi. Mereka memberikan batas waktu 3×24 jam bagi Pemkab untuk meneruskan tuntutan kepada Pemerintah Pusat dan DPR RI.
Ultimatum ini disampaikan massa aksi jelang demonstrasi jilid kedua berakhir di depan Gedung Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Senin (22/6/2026). Sebelumnya, aksi serupa telah digelar di Palabuhanratu.
”Kami memberikan batas waktu selama 3×24 jam agar tuntutan kami direkomendasikan kepada Pemerintah Pusat oleh Pemkab Sukabumi. Bila tidak dilakukan, kami akan kembali turun dengan aksi jilid ketiga,” tegas Koordinator BEM Nusantara Wilayah Periangan Barat, Rahmadi L. Makin kepada InilahSukabumi.com saat ditemui usai aksi.
Gagal Temui Bupati, Massa Ditemui Asda 1
Dalam aksinya, massa mahasiswa sempat kecewa karena gagal beraudiensi langsung dengan Bupati Sukabumi, Asep Japar. Perwakilan Pemkab Sukabumi yang menemui massa adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda 1), Boyke Martadinata.
Baca juga : Geruduk Pendopo Sukabumi, BEM Nusantara Tuntut Evaluasi Total Program MBG dan KDMP hingga Isu Demokrasi
Menurut Boyke, ketidakhadiran jajaran pimpinan dikarenakan adanya agenda tugas di Palabuhanratu. Namun, ia memastikan aspirasi mahasiswa akan disampaikan kepada Bupati.
”Semua yang disampaikan mahasiswa akan kami sampaikan kepada Pak Bupati. Terkait tuntutan yang menjadi kewenangan pusat, seperti evaluasi Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), tentunya akan kami komunikasikan segera,” ujar Boyke kepada awak media.
Pelayanan RSUD Palabuhanratu Akan Dikomunikasikan
Berkaitan dengan tuntutan pelayanan RSUD Palabuhanratu, nanti akan langsung dikomunikasikan dengan instansi tersebut, juga dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengevaluasi berkaitan dengan tuntutan para mahasiswa.
“Berkaitan dengan semua penyelenggaraan pemerintahan, pendidikan, dan sebagainya, saya pikir itu juga sudah menjadi kewajiban kami untuk bisa menyelesaikan semua permasalahan,” kata Boyke.
“Yang jelas pimpinan juga pasti concern ya terhadap semua permasalahan itu, tapi tentunya kami akan coba selenggarakan dengan kewenangan apa yang melekat pada Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Kami akan sampaikan semua kepada Pak Bupati,” sambung dia.
Demonstrasi yang berlangsung sejak siang hari ini berakhir dengan tertib meski diwarnai ketegangan. Aksi massa mendapatkan pengawalan dan pengamanan dari jajaran Polres Sukabumi Kota.
Baca juga : DPRD dan Pemkab Sukabumi Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
Diberitakan sebelumnya, massa aksi tergabung Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara menggeruduk gedung pendopo Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Senin (22/6/2026) siang.
Mereka membentangkan beberapa spanduk, di antaranya bertuliskan, “Evaluasi Total Program MBG, KDMP, Darurat Demokrasi”, “Cabut RUU TNI”, dan “Sahkan RUU Perampasan Asset”.
Inilah Tuntutan BEM Nusantara
BEM Nusantara wilayah Sukabumi meminta Bupati Sukabumi mengunakan posisi kepala daerah, untuk menyuarakan aspirasi dan rekomendasi rakyat kabupaten sukabumi ke pemerintah pusat dan DPR RI terkait :
Segera mengesahkan RUU Perampasan Aset untuk memperkuat pemberantasan korupsi.
Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang kurang efektif, efisien, serta mencegah potensi pemborosan anggaran.
Memprioritaskan MBG pada wilayah 3T (Tertinggal, Terbelakang dan Terluar).
Evaluasi total program KDMP (Koperasi Desa Merah Putih)
Stabilkan harga BBM dan kebutuhan bahan pokok.
Memperkuat meritokrasi dan memberantas praktik korupsi, kolusi dan nepotisme dalam penyelenggaraan negara.
Mengembalikan pelaksanaan program kesejahteraan masyarakat kepada institusi sipil, sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip supremasi sipil dan amanat Reformasi 1998.
Meninjau kembali UU TNI dinilai bertentangan dengan semangat reformasi dan supremasi sipil.
Audit dan pertanggungjawaban IKN di ambang ketidak pastian.
Redaktur : Budiyanto
The post Ultimatum 3×24 Jam: BEM Nusantara Ancam Demo Jilid III Jika Tuntutan Tak Disampaikan ke Pusat first appeared on Inilah Sukabumi.




