Sumber: Radar Sukabumi
BEKASI — Proses evakuasi korban tabrakan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur masih terus berlangsung. Hingga Senin (27/04) malam, jumlah korban yang dievakuasi terus bertambah.
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebutkan sebanyak 38 orang telah dievakuasi, dengan 4 orang teridentifikasi meninggal dunia. “Ini kami upayakan secepatnya,” ujarnya.
Untuk mempercepat proses evakuasi, KAI menghentikan sementara perjalanan kereta dari Stasiun Gambir dan Senen.
Sebelumnya, KAI menjelaskan insiden terjadi pukul 20.52 WIB akibat sebuah taksi yang menemper KRL di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) dekat Bulak Kapal. Hal itu membuat KRL terhenti, sementara di belakangnya KA Argo Bromo Anggrek melaju dan menabrak.
KAI bersama pihak kepolisian masih melakukan evakuasi rangkaian kereta dan penanganan korban di lokasi kejadian. Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur sementara dinonaktifkan.(*)
The post Update Tabrakan KA di Bekasi Timur, 4 Korban Meninggal, Puluhan Korban Masih Dievakuasi appeared first on Radar Sukabumi.















