Usung Karang Taruna Filantropis, Aris Rindiansyah: Kesetiakawanan dan Kedermawanan Sosial Menuju Sukabumi Mubarokah

SUKABUMI — Filantropi di kalangan pemuda dinilai tidak harus diwujudkan dalam bentuk bantuan materi. Waktu, tenaga, ilmu, gagasan, hingga jejaring juga dapat menjadi bentuk kontribusi untuk membantu masyarakat.

Gagasan tersebut disampaikan Aris Rindiansyah melalui konsep “Karang Taruna Filantropis” yang diarahkan untuk memperkuat kesetiakawanan dan kedermawanan sosial di Kabupaten Sukabumi.

Menurut Aris, Karang Taruna memiliki peluang untuk berkembang tidak hanya sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang dapat terlibat langsung dalam berbagai persoalan masyarakat.

Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Polres Sukabumi Kamis 3 September 2026 di Kantor Kecamatan Kalapanunggal

“Filantropi bukan hanya tentang memberi uang. Ada waktu yang kita berikan, ada tenaga, ilmu, pikiran dan kepedulian. Ketika semua itu disatukan dalam gerakan Karang Taruna, saya yakin dampaknya akan jauh lebih besar,” ujar Aris.

Ia menilai potensi tersebut cukup besar karena Kabupaten Sukabumi memiliki banyak desa dengan tradisi gotong royong yang masih kuat.

Dalam konsep yang ditawarkannya, Karang Taruna dapat menjadi wadah untuk mengorganisir berbagai bentuk kepedulian masyarakat. Bentuknya antara lain penggalangan solidaritas, pemberdayaan pemuda, pendampingan kelompok masyarakat kurang mampu, hingga pengembangan gerakan sosial yang berkelanjutan.

Baca Juga: Karhutla di Simpenan Sukabumi Belum Padam, Api Berjarak 1 Km dari Permukiman

Aris juga mendorong agar semangat kesetiakawanan sosial tidak berhenti pada kegiatan sesaat. Menurutnya, kepedulian perlu dibangun menjadi gerakan yang terorganisir sehingga kontribusi pemuda dapat memberikan dampak lebih luas.

“Karang Taruna harus menjadi rumah besar bagi pemuda untuk berbuat nyata. Kesetiakawanan sosial dan kedermawanan sosial harus menjadi energi bersama untuk menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat,” katanya.

Melalui gagasan tersebut, Aris berharap Karang Taruna Kabupaten Sukabumi dapat menjadi organisasi yang lebih inklusif dan mandiri, sekaligus memiliki keberpihakan terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga: Kandang Ayam Dua Lantai di Waluran Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Ia merangkum gagasannya melalui visi “Karang Taruna Filantropis — Kesetiakawanan Sosial, Kedermawanan Sosial Menuju Sukabumi Mubarokah.”

Menurut Aris, pembangunan Sukabumi tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Solidaritas serta kepedulian masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun daerah.

“Sukabumi Mubarokah harus dibangun bersama. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial di masyarakat,” pungkasnya.

The post Usung Karang Taruna Filantropis, Aris Rindiansyah: Kesetiakawanan dan Kedermawanan Sosial Menuju Sukabumi Mubarokah first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *