INILAHSUKABUMI.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Barat, dengan sorotan utama pada wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi.
Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang pada Rabu sore hingga malam hari.
Berdasarkan rilis resmi BMKG melalui akun @infoBMKG, kondisi cuaca ekstrem pada Rabu (15/4/2026) ini diprediksi berlangsung mulai pukul 17:00 hingga 20:00 WIB.
Zona Orange : 21 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Siaga
Analisis nowcasting BMKG menunjukkan sebanyak 21 kecamatan di Kabupaten Sukabumi masuk dalam radar utama peringatan dini. Wilayah-wilayah ini diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat.
Baca juga : Akses Sukabumi-Sagaranten Lumpuh Total Malam Ini ! Tiang Listrik dan Bambu Tutup Jalan di Nyalindung
Daftar kecamatan terdampak langsung meliputi:
Wilayah Pesisir & Selatan: Palabuhanratu, Simpenan, Cikakak, Cisolok, Waluran.
Wilayah Tengah & Utara: Bantargadung, Cikidang, Lengkong, Jampang Tengah, Warung Kiara, Cikembar, Cicurug, Kabandungan, Gunung Guruh.
Wilayah Timur: Kebonpedes, Cireunghas, Pabuaran, Purabaya, Nyalindung, Gegerbitung, dan Sagaranten.
Selain wilayah di atas, BMKG juga memetakan 22 kecamatan lainnya yang berpotensi mengalami perluasan cuaca ekstrem, meliputi Cisolok, Cikidang, Lengkong, Cibadak, Nagrak, Parungkuda, Bojonggenteng, Parakansalak, Cidahu, Kalapanunggal, Waluran, Ciemas, Cicantayan, Cisaat, Kadudampit, Caringin, Sukabumi, Sukaraja, Sukalarang, Curug Kembar, Cidadap, dan Ciambar,
Kota Sukabumi Tak Luput dari Ancaman
Bagi warga Kota Sukabumi, kewaspadaan serupa juga diminta ditingkatkan. Saat ini, tiga kecamatan utama yakni Baros, Lembursitu, dan Cibeureum masuk dalam zona peringatan dini aktif.
Sementara itu, potensi perluasan cuaca buruk membayangi empat kecamatan lainnya, yaitu Citamiang, Cikole, Warudoyong, dan Gunung Puyuh.
Baca juga : Detik-detik 16 WNA Digelandang ke Imigrasi Sukabumi, Terdeteksi Lakukan Aktivitas Ilegal di Cikakak
Memahami Bahaya ‘Nowcasting‘
Peringatan ini berbasis pada teknologi nowcasting, yakni sistem prakiraan cuaca jangka pendek (0–6 jam) yang memiliki tingkat akurasi tinggi untuk mendeteksi fenomena ekstrem yang sedang atau akan segera terjadi.
“Masyarakat diminta waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti pohon tumbang, banjir lintasan, hingga jalanan yang licin akibat curah hujan tinggi,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Para pengendara yang melintasi jalur rawan longsor di wilayah Sukabumi Utara dan Selatan diimbau untuk lebih berhati-hati atau menunda perjalanan jika jarak pandang mulai terbatas.
Redaktur: Budiyanto
The post Waspada! BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sukabumi Malam Ini: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai 24 Kecamatan first appeared on Inilah Sukabumi.









