
INILAHSUKABUMI.COM – Sebanyak 15 warga Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terlantar di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Mereka diduga menjadi korban penipuan berkedok lowongan pekerjaan sebagai penyadap karet.
Kasus ini mencuat setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan menerima laporan darurat pada Kamis (6/8/2026) siang.
Para pekerja nekat kabur dari lokasi perkebunan lantaran perusahaan mengubah kesepakatan secara sepihak setibanya mereka di tanah rantau.
Baca juga : Breaking News, Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Terbakar !
Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Tarakan, Rika Bulan Karolin, mengungkapkan pihaknya langsung bergerak cepat melakukan pendampingan sesuai standar operasional prosedur (SOP) penanganan warga terlantar.
”Sesuai SOP penanganan orang telantar, kami langsung mendampingi 15 warga tersebut ke Polres Tarakan untuk mengurus surat keterangan kepolisian sebagai dasar penyerahan ke Dinas Sosial,” ujar Rika dikutip dari KoranKaltara.com Jumat (7/8/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, awal mula petaka ini bermula dari manisnya janji perekrut. Ke-15 warga Sukabumi tersebut direkrut untuk bekerja di perkebunan karet dengan iming-iming gaji tetap sebesar Rp3,9 juta per bulan.
Namun, janji tinggal janji. Begitu tiba di lokasi kerja pada 29 Juni 2026, realita pahit menghantam mereka. Pihak perusahaan secara sepihak mengubah skema pembayaran menjadi sistem borongan.
Baca juga : UPDATE : Oknum Kades di Sukabumi Dijemput Polisi, Positif Memakai Narkotika Jenis Sabu
Ironisnya lagi, selama masa yang diklaim sebagai pelatihan, para pekerja hanya diberi upah Rp75 ribu per hari jauh panggang dari api jika dibandingkan dengan perjanjian awal.
Merasa tertipu dan dieksploitasi dengan sistem kerja yang berubah drastis, ke-15 pekerja memilih meninggalkan lokasi perkebunan.
Tanpa bekal biaya hidup dan ongkos memadai, mereka akhirnya terdampar di Kota Tarakan dalam kondisi memprihatinkan.
Rika memastikan bahwa seluruh korban sudah bulat tekadnya untuk tidak kembali ke perusahaan tersebut.
Fokus utama mereka saat ini adalah segera mendapatkan bantuan evakuasi agar bisa pulang kembali ke kampung halaman di Sukabumi, Jawa Barat.
Redaktur : Budiyanto
The post 15 Warga Sukabumi Terlantar di Kalimantan, Korban Jebakan Lowongan Kerja Berkedok Penyadap Karet first appeared on Inilah Sukabumi.




