Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Tren penurunan angka kemiskinan di Kota Sukabumi terus berlanjut dalam satu tahun terakhir. Berdasarkan data terbaru, tingkat kemiskinan pada 2025 tercatat sebesar 6,90 persen, menurun dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 7,20 persen.
Penurunan ini menjadi indikator positif bahwa intervensi kebijakan pemerintah mulai berdampak pada kondisi sosial ekonomi masyarakat. Namun, data By Name By Address (BNBA) per 1 April 2026 menunjukkan jumlah warga miskin masih cukup signifikan, yakni mencapai 8.937 kepala keluarga (KK) atau setara dengan 31.163 jiwa.
Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, menilai capaian ini sebagai progres yang baik, meski target penghapusan kemiskinan ekstrem hingga nol persen membutuhkan proses bertahap. “Kelompok masyarakat pada desil terbawah membutuhkan penanganan yang lebih intensif dan terarah,” ujarnya, Jumat (1/5).
Asep menegaskan strategi penanggulangan kemiskinan tidak bisa hanya mengandalkan bantuan sosial, melainkan harus dilakukan secara komprehensif melalui berbagai sektor. “Semua perangkat daerah harus terlibat agar penanganannya lebih efektif,” tegasnya.
The post Kemiskinan di Kota Sukabumi Masih Signifikan appeared first on Radar Sukabumi.









