Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Satgas MBG Kota Sukabumi Minta Sistem Dapur SPPG Dievaluasi, Jangan Sampai Penerima Manfaat Jadi Korban

×

Satgas MBG Kota Sukabumi Minta Sistem Dapur SPPG Dievaluasi, Jangan Sampai Penerima Manfaat Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUKABUMI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sukabumi kembali menjadi sorotan setelah adanya penghentian sementara operasional sejumlah dapur SPPG akibat pelanggaran standar operasional prosedur (SOP). Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap distribusi makanan bergizi kepada masyarakat penerima manfaat.

Example 300x600

Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, menegaskan bahwa pengawasan dan penegakan aturan memang penting demi menjaga kualitas program. Namun, ia meminta agar kebijakan suspend tidak sampai menghambat penyaluran makanan bagi kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Menurutnya, kelompok B3 merupakan sasaran utama dalam program percepatan penanganan stunting sehingga kebutuhan gizinya harus tetap terpenuhi secara berkelanjutan.

“Program ini menyangkut kesehatan dan tumbuh kembang anak. Jangan sampai ada penerima manfaat yang kehilangan akses makanan bergizi hanya karena dapur dihentikan sementara tanpa solusi pengganti,” ujar Andri.

BACA JUGA : Perpisahan MAN 1 Kota Sukabumi Berkesan, Siswa Nikmati MBG Konsep Prasmanan Yayasan Mutiara

Ia menilai pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) perlu menyiapkan sistem alternatif ketika dapur SPPG menjalani evaluasi atau suspend. Dengan begitu, distribusi MBG tetap berjalan dan hak masyarakat tetap terlindungi.

Andri juga menekankan bahwa program MBG merupakan bagian dari program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan menekan angka stunting di Indonesia.

Selain itu, keberadaan program MBG disebut memiliki dampak nyata terhadap perkembangan gizi anak yang dapat dipantau melalui kegiatan rutin posyandu.

“Perkembangan berat badan dan kondisi gizi anak bisa terlihat dari hasil pemantauan sebelum dan sesudah menerima MBG. Karena itu program ini harus dijaga kesinambungannya,” katanya.

BACA JUGA : Hergun Apresiasi Dapur MBG Alfatih Cibadak, IPAL Dinilai Sudah Standar

Satgas MBG Kota Sukabumi berharap pemerintah segera merumuskan regulasi teknis agar pelayanan kepada penerima manfaat tetap berlangsung meski dapur SPPG tengah menjalani proses evaluasi.

The post Satgas MBG Kota Sukabumi Minta Sistem Dapur SPPG Dievaluasi, Jangan Sampai Penerima Manfaat Jadi Korban first appeared on Sukabumi Ku.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *