
Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi bahasa Indonesia maupun bahasa asing di kalangan generasi muda, masih ada pelajar yang konsisten mempertahankan bahasa daerahnya. Salah satunya Sri Rahayu Nur Sundari, siswi SMAN 3 Sukabumi yang bangga menggunakan Bahasa Sunda dalam kesehariannya.
Bagi Sri, Bahasa Sunda bukan sekadar alat komunikasi, melainkan bagian penting dari identitas dirinya sebagai urang Sunda. Sejak kecil ia dibiasakan bertutur Sunda oleh keluarganya, terutama sang ibu. “Selain karena aku anak Sunda asli, ini juga bentuk upaya melestarikan bahasa daerah. Sekarang banyak anak seusia aku yang lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia,” ujarnya.
Kecintaannya terhadap Bahasa Sunda membuat Sri tertarik mendalami budaya Sunda secara lebih luas. Ia aktif mengajak teman-temannya bercakap dalam Bahasa Sunda dan rutin mengikuti perlombaan bahasa serta sastra Sunda. Sejak SD, Sri sudah berpartisipasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) hingga tingkat Provinsi Jawa Barat, serta mengikuti ajang Mojang Jajaka.
Sri berpesan agar generasi muda tidak malu menggunakan bahasa daerah. “Kita lahir dan besar di tanah Sunda, jadi jangan pernah malu berbicara menggunakan Bahasa Sunda. Kalau kita ikut melestarikan bahasa dan budaya Sunda, berarti kita tidak ingin budaya kita punah,” katanya.
The post Melihat Pelajar SMAN 3 Sukabumi Konsisten Lestarikan Bahasa Sunda appeared first on Radar Sukabumi.



















