INILAHSUKABUMI.COM – Sebuah bangunan rumah berlantai tiga di Gang Cemara, Kampung Ciapu Pasir, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, ambruk secara bertahap dalam kurun waktu tiga hari.
Peristiwa mencekam ini terjadi mulai Jumat (8/5/2026) hingga puncaknya pada Minggu malam (10/5/2026). Beruntung, kewaspadaan warga dan pengurus RT setempat berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa.
Ketua RT 049/RW 021, Iman Kurnia, mengungkapkan bahwa proses ambruknya rumah milik Erwan Siswana (60) tersebut terjadi dalam tiga fase.
Baca juga : Tega dan Biadab! Seorang Ayah Rudapaksa Anak Tiri di Parungkuda Sukabumi
Jumat (8/5/2026) petang, longsor pertama menghantam fondasi bawah saat azan Magrib berkumandang.
Sabtu (9/5/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WIB, sisi kiri bangunan mulai rontok. Minggu (10/5/2026) tengah malam, pukul 23.30 WIB, lantai tiga bangunan akhirnya ambruk total.
”Bangunannya memang sudah tua, lebih dari 30 tahun, dan dibangun bertahap. Jadi saat fondasi bawah tergerus air hujan, struktur di atasnya langsung kehilangan kekuatan,” ungkap Iman kepada InilahSukabumi.com di lokasi kejadian, Selasa (12/5/2026).
Warga Diungsikan, Tiga Rumah Terancam
Langkah cepat diambil pihak RT dengan mengevakuasi penghuni rumah yang berada tepat di bawah area longsor, yakni kediaman Ma Ikah dan Ma Otih. Total ada tiga rumah yang kini dinyatakan terancam dan penghuninya terpaksa mengungsi.
Baca juga : 1.300 Rumah di Cibadak Antre Perbaikan, Program “Kopi Masal” Gerak Cepat Galang Solidaritas Warga
Selain merusak rumah, material bangunan yang ambruk juga menutup akses gang utama warga menuju fasilitas MCK umum. Kini, warga terpaksa memutar melalui jalur kebun untuk sementara waktu.
Pemilik Minta Bangunan Diratakan
Pemilik rumah, Erwan Siswana (60), mengaku pasrah melihat kondisi bangunan yang ia beli sejak 2015 tersebut. Ia menyadari risiko besar jika sisa bangunan tetap dibiarkan menggantung.
”Kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Saya sudah berkoordinasi dengan BPBD agar sisa bangunan sekalian diratakan saja demi keamanan warga sekitar,” kata Erwan.
Estimasi kerugian akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp80 juta hingga Rp100 juta. Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi, kepolisian, dan pemerintah setempat telah meninjau lokasi untuk merencanakan pembongkaran sisa bangunan yang masih berpotensi roboh.
Redaktur : Budiyanto
The post Rumah 3 Lantai di Cisaat Sukabumi Ambruk Bertahap, Warga Mengungsi first appeared on Inilah Sukabumi.



















