SUKABUMI – Badan Usaha Milik Daerah milik Pemerintah Kota Sukabumi, PD Waluya, mulai menyusun strategi pengembangan bisnis dengan membuka peluang usaha di berbagai sektor potensial. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat daya saing perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pelaksana tugas Direktur PD Waluya, Agung Dugaswara, menjelaskan bahwa perusahaan tengah memetakan sejumlah bidang usaha yang dinilai memiliki prospek menjanjikan untuk dikembangkan dalam beberapa tahun ke depan.
Menurutnya, pengembangan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap rencana usaha akan melalui proses kajian mendalam mulai dari peluang pasar, tingkat kebutuhan masyarakat, potensi keuntungan hingga risiko investasi yang mungkin muncul.
“Prinsipnya kami ingin pengembangan usaha berjalan sehat dan terukur. Jadi setiap sektor yang akan dijalankan harus benar-benar memiliki peluang berkembang serta memberikan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat,” ujarnya, Kamis (21/05/2026).
BACA JUGA : Hasil Pansus DPRD Kota Sukabumi PD Waluya Resmi Berubah Jadi PT SEBUMI, Siap Garap 11 Bidang Usaha
Agung menyebutkan, terdapat sedikitnya 11 sektor usaha yang masuk dalam proyeksi pengembangan perusahaan. Beberapa di antaranya meliputi bidang kesehatan, pengelolaan pasar, jasa periklanan, properti, pariwisata hingga layanan perbengkelan.
Diversifikasi usaha tersebut dianggap penting agar perusahaan daerah tidak hanya mengandalkan satu sumber pemasukan. Dengan banyaknya lini usaha, perusahaan diharapkan memiliki kemampuan bertahan yang lebih kuat di tengah perubahan kondisi ekonomi.
Meski tengah menyiapkan ekspansi bisnis, PD Waluya saat ini tetap memprioritaskan penguatan usaha optik yang menjadi lini utama perusahaan. Salah satu program yang terus digencarkan yakni pelayanan pemeriksaan mata gratis dan penyediaan kacamata dengan harga terjangkau melalui kerja sama bersama puskesmas di berbagai wilayah Kota Sukabumi.
Program jemput bola itu dinilai mampu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperluas pasar perusahaan hingga ke tingkat bawah.
“Kami tetap fokus memperkuat usaha yang sudah berjalan sambil menunggu regulasi selesai. Ketika aturan sudah rampung, perusahaan siap bergerak lebih luas,” katanya.
Saat ini, rencana pengembangan usaha PD Waluya masih menunggu pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perusahaan daerah yang sedang diproses DPRD Kota Sukabumi. Regulasi tersebut nantinya menjadi dasar hukum perusahaan dalam melakukan pengembangan usaha ke berbagai sektor baru.
Ke depan, PD Waluya menargetkan dapat bertransformasi menjadi BUMD yang lebih modern, adaptif dan mampu bersaing, tanpa meninggalkan fungsi pelayanan publik bagi masyarakat Kota Sukabumi.
BACA JUGA : Cek Mata Tanpa Biaya, PD Waluya Sediakan Gratis dan Edukasi Klaim BPJS
Sementara itu sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Sukabumi resmi menetapkan perubahan status Perusahaan Daerah (PD) Waluya menjadi PT SEBUMI atau Perseroda Sebumi. Transformasi tersebut dilakukan sebagai langkah penyesuaian terhadap regulasi terbaru mengenai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Raden Kusumo Hutaripto mengatakan, perubahan bentuk badan hukum PD Waluya menjadi PT Perseroda merupakan amanat dari aturan pemerintah yang mengatur tentang BUMD.
“Dalam Undang-Undang tentang BUMD serta Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 dijelaskan bahwa bentuk badan hukum BUMD hanya ada dua, yakni Perumda dan PT Perseroda. Karena itu, PD Waluya harus bertransformasi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya
Menurutnya, perubahan tersebut bukan hanya pergantian nama semata, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat legalitas perusahaan serta memperluas ruang usaha yang dapat dijalankan ke depan.
PT SEBUMI nantinya diproyeksikan menjadi BUMD multi usaha yang akan bergerak di berbagai sektor strategis. Sedikitnya terdapat 11 bidang usaha yang dipersiapkan dalam pengembangan perusahaan tersebut.
“Ke depan PT SEBUMI akan bergerak di bidang perdagangan kesehatan, pariwisata, properti, pengelolaan pasar, pengelolaan parkir offstreet, pengolahan energi alternatif, ketenagakerjaan, periklanan, jasa kurir hingga perbengkelan,” jelas Raden Kusumo.
The post PD Waluya Kota Susun Strategi Ekspansi, 11 Sektor Usaha Baru Tengah Disiapkan first appeared on Sukabumi Ku.



















