Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaSukabumi

DKP Kabupaten Sukabumi Genjot Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Program MBG

×

DKP Kabupaten Sukabumi Genjot Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Program MBG

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sumber: Radar Sukabumi

SUKABUMI — Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyediaan Pangan Lokal bagi para Pengawas Gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Sukabumi.

Example 300x600

Agenda ini dirancang untuk memastikan menu makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat tidak hanya memenuhi standar kecukupan gizi dan keamanan pangan, tetapi juga mengoptimalkan potensi komoditas pangan lokal yang diproduksi di wilayah Sukabumi.

Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, menegaskan bahwa integrasi pangan lokal ke dalam program MBG merupakan instrumen penting untuk membangun kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat secara berkelanjutan. “Melalui program MBG, berbagai sumber karbohidrat, protein, dan vitamin lokal seperti umbi-umbian, jagung, sorgum, kacang-kacangan, ikan, telur, hingga sayur dan buah-buahan daerah harus dioptimalkan. Ini adalah komitmen kita untuk menyajikan menu bergizi yang sehat, aman, beragam, sekaligus ramah potensi lokal,” ujarnya.

Bimtek menghadirkan narasumber dari unsur birokrat, praktisi gizi, serta tenaga ahli pengolahan pangan lokal dari CV MWA. Peserta dibekali materi komprehensif mulai dari prinsip penyusunan menu berbasis pangan lokal, pemenuhan kalori peserta didik, teknik pengolahan pangan agar menarik minat anak, hingga strategi rantai pasok bahan baku berkelanjutan.

The post DKP Kabupaten Sukabumi Genjot Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Program MBG appeared first on Radar Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *