Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi membeberkan penyebab kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api (KA) Pangrango 227A dan sebuah truk box di perlintasan sebidang Kampung Babakan RT 05/RW 07, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/6) sekira pukul 15.20 WIB.
Faktor jarak kendaraan yang sudah terlanjur dekat menjadi pemicu utama tabrakan yang berujung pada tewasnya seorang pengendara sepeda motor.
Kecelakaan tragis di jalur rel tanpa marka jalan tersebut mengakibatkan Dodi (43), seorang pengendara motor Yamaha Mio J bernomor polisi F 3940 TR, meninggal dunia di tempat, setelah tertimpa badan truk yang terguling.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo kepada Radar Sukabumi mengungkapkan, bahwa peristiwa bermula ketika kendaraan Mitsubishi Truck Canter Box bernomor polisi F 8364 TE melaju dari arah Nagrak menuju Karangtengah.
“Setibanya di perlintasan rel kereta api, pada saat yang bersamaan datang KA Pangrango 227A relasi Sukabumi-Bogor yang dikemudikan masinis Fery dan asisten masinis Lamhot. Sehubungan jarak yang sudah terlalu dekat saat truk melintas, tabrakan keras tidak dapat dihindarkan,” beber Ipda Wangsit Edhi Wibowo kepada Radar Sukabumi pada Jumat (19/06) malam.
Ipda Wangsit melanjutkan, hantaman kereta membuat truk box yang dikemudikan Hermawan Marta Gunawan (33) terseret dan terdorong kuat ke arah pemukiman warga di sekitar rel.
Ketika terdorong itulah, truk box menyapu seorang warga bernama Rizki Audia Esa Pratama (31) yang kebetulan sedang membuang sampah di dekat rel.
Dampak dorongan kereta yang begitu fatal kemudian menghantam sepeda motor Yamaha Mio J yang dikendarai korban Dodi asal warga Kampung Serbaguna, RT 03/RW 04, Desa Serbaguna, Kecamatan Belitung, Kabupaten Oku Timur yang tengah melintas di jalan pemukiman sebelah kiri rel.
“Kendaraan sepeda motor masuk ke dalam kolong truk. Posisi akhir kendaraan truk box langsung terguling ke arah kiri dengan posisi sepeda motor berada tepat di bawahnya,” urai Wangsit mengenai kronologi fatal tersebut.
Akibat kejadian ini, pengendara motor mengalami luka berat di bagian kepala, pipi, perut, serta patah lengan kanan dan kaki kiri hingga merenggut nyawanya.
Sementara itu, sopir truk box mengalami dislokasi bahu serta luka robek di pipi, dan warga yang sedang membuang sampah mengalami luka robek terbuka di kedua tangan serta cedera kepala ringan.
“Faktor utama karena jarak yang sudah terlalu dekat di perlintasan sebidang tersebut. Total korban meninggal dunia satu orang dan dua lainnya luka ringan. Kami sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 50 juta,” pungkas Ipda Wangsit. (Den)
The post Kecelakaan Maut KA Pangrango di Sukabumi, Polisi Beberkan Penyebabnya appeared first on Radar Sukabumi.


