SUKABUMI – Perselisihan berdarah antarpengemudi ojek pangkalan (Opang) terjadi di Jalan Citamiang – Kadudampit, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (13/7) sore. Seorang pengemudi ojek berinisial RA alias P (59), warga Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, terpaksa dievakuasi ke rumah sakit setelah diduga dibacok oleh rekan seprofesinya sendiri akibat berebut penumpang.
Menurut keterangan seorang warga sekitar, Marni (41), peristiwa tersebut bermula saat jatah penumpang yang seharusnya menjadi bagian korban diduga direbut oleh terduga pelaku. Cekcok pun pecah di dekat lokasi pangkalan ojek hingga berujung pada aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis celurit.
“Pas saya lagi lewat pulang dari Kota Sukabumi, ada kejadian pembacokan antara sesama ojek, berebut penumpang. Awalnya satu orang penumpang yang harusnya bagian korban diduga diambil sama pelaku, terus korban dibacok,” kata Marni pada Rabu (15/7).
Marni menambahkan, warga dan sesama pengemudi ojek di sekitar lokasi tidak ada yang berani melerai atau menolong korban saat kejadian karena terduga pelaku membekali diri dengan senjata tajam.
Usai melancarkan aksinya, terduga pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP). Akibat serangan tersebut, korban RA ditinggalkan dalam kondisi bersimbah darah dan mengalami luka bacok serius di beberapa bagian tubuhnya.
“Bagian muka, kepala, sama kaki yang dibacoknya. Korban langsung dibawa ke RS Betha Medika dan sampai sekarang masih menjalani perawatan medis,” jelas Marni.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Hartono membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak korban telah resmi membuat laporan kepolisian terkait kejadian itu.
“Laporan dari korban baru terbit kemarin sore (Selasa, 14/7),” ujar Hartono saat dikonfirmasi, Rabu (15/7).
Hartono mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden ini murni dipicu oleh perselisihan urusan pekerjaan di lapangan. Ironisnya, antara korban dan terduga pelaku sebenarnya saling mengenal baik.
“Modusnya rebutan penumpang. Hubungan terduga pelaku dan korban ini sebenarnya masih kawan atau tetangganya sendiri,” ungkap Hartono.
Hingga saat ini, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi Kota masih mendalami kasus ini dan mengerahkan personel di lapangan untuk memburu terduga pelaku yang identitasnya sudah kantongi. “Proses penyelidikan sedang berjalan dan petugas saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku,” pungkasnya. (Den)
Artikel Ojek Pangkalan di Kadudampit Sukabumi Bacok Teman Sendiri, Gegara Rebutan Penumpang pertama kali tampil pada Sukabumi Metro.




