Puluhan Jembatan Masih Rusak di Sukabumi, Bupati Asep Japar : Dibangun dengan Skema Kerjasama

INILAHSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi, Asep Japar, mengungkapkan Pemkab Sukabumi telah mengantongi peta data sejumlah jembatan di berbagai wilayah yang kondisinya rentan dan tidak layak pakai.

“Kami sudah mendata beberapa jembatan yang memang sudah tidak layak dipakai. Ada yang rapuh dan berisiko,” ungkap Asep Japar kepada awak media selesai Peresmian Jembatan Presisi Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kamis (13/8/2026).

Menurut Asep pihak Pemkab Sukabumi berkomitmen untuk terus melanjutkan perbaikan jembatan-jembatan gantung lapuk tersebut melalui berbagai skema kerja sama lintas instansi dan lembaga.

“Alhamdulillah sekarang banyak jembatan yang telah dibangun, baik oleh TNI, Polri, maupun pemerintah daerah. Insya Allah yang lainnya juga,” kata Asjap sapaan akrab Bupati Asep Japar.

Baca juga : “Teu Hujan Teu Angin” Jembatan di Bojonggenteng Sukabumi Ambruk, Mengapa?

Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Juli 2026, menyebutkan sebanyak 41 jembatan mengalami kerusakan akibat bencana yang terjadi di Kabupaten Sukabumi periode 2024-2025.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 jembatan tercatat mengalami kerusakan parah. Hingga tahun 2026 telah dibangun kembali sebanyak 14 jembatan di antaranya skema kerjasama dengan TNI, Polri, perusahaan swasta dan organisasi kemanusiaan.

Tiga Jembatan ikut Diresmikan Presiden Prabowo

Jembatan Presisi Kamandoran merupakan bagian dari peresmian jembatan dan titik sumber air secara serentak boleh Presiden RI Prabowo Subianto di Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Di Kabupaten Sukabumi, ada tiga jembatan yang diresmikan, yaitu Jembatan Presisi Kamandoran di Kecamatan Cibadak, jembatan di Kecamatan Kebonpedes, dan jembatan di Kecamatan Warungkiara.

Baca juga : ​Resmi ! Jembatan Gantung Prima Jantake : Akses Cepat Warga, Spot Wisata Baru di Pinggiran Cimandiri

Jembatan-jembatan yang sudah dibangun atas kerjasama dengan TNI dan Polri dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah.

“Silakan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Saya berharap jembatan ini dijaga dan dirawat bersama-sama. Mudah-mudahan keberadaannya membawa berkah,” harap Asjap.

Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menambahkan pembangunan Jembatan Presisi merupakan bagian dari langkah kepolisian dalam memberikan pelayanan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan yang memberikan manfaat langsung seperti ini harus terus berlanjut untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi,” kata Benny.

Memperlancar Mobilitas Masyarakat

Sementara itu, Kepala Desa Karang Tengah, Agung Pratama Putra, mengucapkan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jembatan tersebut.

Ia menyebut keberadaan jembatan akan semakin memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.

“Jembatan ini menghubungkan dua kampung dan manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini agar bisa digunakan dalam jangka panjang,” ucap Agung.

Jembatan Presisi Kamandoran dibangun di atas Sungai Cimahi dengan panjang 24 meter dan lebar 1 meter. Jembatan tersebut menghubungkan Kampung Kamandoran dengan Kampung Karang Hilir.

Reporter : Idam 

Redaktur : Budiyanto

The post Puluhan Jembatan Masih Rusak di Sukabumi, Bupati Asep Japar : Dibangun dengan Skema Kerjasama first appeared on Inilah Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *