Sepekan Kawah Wadon Terbakar, Balai Besar TNGGP : Ada Bara Api Masih Misteri di Tebing Terjal !

INILAHSUKABUMI.COM – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan Kawah Wadon, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, terus digenjot.

Meskipun kondisi umum di lapangan mulai menunjukkan perkembangan positif, tim gabungan tetap bersiaga penuh menyusul ditemukannya satu titik bara di medan tebing yang sulit dijangkau.

​Kepala Balai Besar TNGGP, Sadtata Noor Adirahmanta, mengungkapkan hasil pemantauan terkini mendeteksi adanya empat kepulan asap yang langsung ditangani secara cepat oleh petugas di lapangan.

​”Selain itu, kami menemukan satu titik bara pada tebing di bagian timur yang belum dapat diakses akibat kondisi medan,” ungkap Sadtata dikutip dari siaran pers, Kamis (13/8/2026).

Baca juga : Prakiraan Cuaca 13 Agustus : Sukabumi Cerah Berawan, Waspada Peningkatan Kecepatan Angin

“​Titik bara tersebut berada di area yang cukup terisolasi, sehingga potensi perambatan api dinilai relatif kecil,” sambung dia.

 Membuat Sekat Bakar Lebar Dua Meter

Guna mencegah api meluas, tim gabungan telah merampungkan pembuatan sekat bakar sepanjang area terdampak dengan lebar sekitar dua meter membentang dari ujung barat hingga ujung timur.

​Meski situasi berangsur kondusif, langkah penyisiran menyeluruh (sweeping) tetap wajib dilakukan guna memastikan sisa-sisa bara benar-benar padam total tanpa ancaman susulan.

​Penguatan Personel dan Logistik Terpadu

​Sebagai pusat komando taktis, Balai Besar TNGGP resmi mendirikan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut).

Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pendataan, tetapi juga menjadi pos logistik utama yang didukung penuh oleh partisipasi aktif masyarakat serta komunitas lokal.

Baca juga : Update Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede Pangrango : Sudah 5,8 Hektar Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ada Dapur Umum di Kandang Badak

​Sebagai tahap awal dari strategi penanggulangan berkala, sebanyak 27 personel tim gabungan yang terdiri atas unsur BBTNGGP, Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (SPORC), TNI, serta warga Desa Cimacan telah diberangkatkan ke zona titik api.

Tim ini merupakan regu pertama dari total lima regu yang dijadwalkan turun secara bergantian.

​Tidak hanya itu, untuk menjamin stamina para petugas di garis depan, pihak pengelola taman nasional juga mendirikan dapur umum khusus di Pos Kandang Badak guna menyuplai kebutuhan konsumsi harian tim penanganan.

​”Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga masyarakat, volunteer, petugas lintas instansi, serta semua pihak yang terus bahu-membahu,” ucap Sadtata.

“Kolaborasi dan kepedulian bersama adalah kunci utama dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi TNGGP,” sambung dia.

Baca juga : Peringatan Keras ! Kapolres Sukabumi Kota : Pembakar Hutan dan Lahan Bakal Ditindak Tegas

Diberitakan sebelumnya kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali terbakar. Kali ini di sekitar Kawah Wadon, Gunung Gede, Kabupaten Cianjur, dilaporkan mengalami kebakaran, Jumat (7/8/2026).

Peristiwa ini pertama kali terdeteksi melalui kamera pengawas (CCTV) Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ciloto pada Jumat sekitar pukul 03.00 WIB. Kepulan asap tebal masih terlihat jelas dari area kawah pada pukul 07.00 WIB.

Redaktur : Budiyanto

The post Sepekan Kawah Wadon Terbakar, Balai Besar TNGGP : Ada Bara Api Masih Misteri di Tebing Terjal ! first appeared on Inilah Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *