SUKABUMI – Penataan Lapang Sekarwangi di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mulai diarahkan menjadi ruang terbuka publik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat olahraga dan rekreasi, tetapi juga ruang pengembangan ekonomi masyarakat.
Untuk memastikan pengerjaannya berjalan sesuai rencana, Bupati Sukabumi Asep Japar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pada Selasa (3/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Asep didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Peninjauan dilakukan setelah dirinya mengunjungi RSUD Sekarwangi.
Baca Juga: RSUD Sekarwangi Buka Layanan Cathlab, Pasien Jantung Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Kota
Asep berharap pembangunan kawasan yang diproyeksikan menjadi Ruang Terbuka Publik (RTP) sekaligus Alun-alun Cibadak itu dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai perencanaan.
“Sengaja sidak ke pembangunan Lapang Cibadak untuk ruang terbuka publik. Ya mudah-mudahan ini sesuai harapan, tepat waktu, dan sesuai dengan rencana karya,” ujar Asep Japar.
Menurutnya, keberadaan ruang publik tersebut diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Selain menjadi tempat berolahraga dan berkumpul, kawasan itu juga disiapkan untuk mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Ketika ruang publik ini selesai, UMKM juga bisa tumbuh. Intinya saya ingin membantu para pelaku UMKM. Yang kedua, warga masyarakat nanti bisa berolahraga di sini, dan anak-anak muda bisa berkumpul di sini,” ungkapnya.
Baca Juga: Warga Sukamulya Minta Cut and Fill PT Cosmo Dihentikan, Status Lahan 47 Hektare Dipertanyakan
Salah satu elemen yang akan menjadi ciri khas kawasan tersebut adalah landmark Nayor, kendaraan tradisional yang identik dengan Cibadak. Penggunaan ikon tersebut dimaksudkan untuk memperkuat identitas lokal dalam penataan ruang publik.
Asep juga berharap konsep ruang terbuka publik dapat dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Sukabumi. Namun, realisasinya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
Ia menginginkan kawasan semacam itu tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang interaksi dan diskusi bagi berbagai kalangan masyarakat.
Baca Juga: Tak Hanya Santuni Anak Yatim, YFSBBP Kini Berbagi dengan Puluhan Pelajar di Ciracap
Berdasarkan informasi proyek, penataan Lapang Sekarwangi dikelola Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi dengan nilai anggaran sekitar Rp4,6 miliar hingga Rp4,7 miliar.
Pekerjaan tahap awal mencakup penataan area lapangan, pembangunan jogging track, penyiapan fasilitas pendukung keagamaan, serta pembangunan area kuliner bagi pelaku UMKM.
The post Disiapkan Jadi Pusat Aktivitas Warga, Bupati Asjap Sidak Proyek Alun-alun Cibadak first appeared on Sukabumi Ku.
