Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI — Ambruknya Jembatan Linggamanik akibat luapan Sungai Cikurutug pada Minggu (19/04) dini hari langsung melumpuhkan akses utama penghubung Kecamatan Jampangtengah dan Kecamatan Purabaya. Infrastruktur vital sepanjang 12 meter itu kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, bersama tim gabungan turun langsung ke lokasi di Kampung Linggamanik, Desa Nangerang, Rabu (22/04).
“Kami memastikan kesiapan teknis pembangunan kembali jembatan yang berada di ruas jalan kabupaten Bojongjengkol–Miramontana,” ujarnya, Kamis (23/04).
Uus menegaskan, perbaikan jembatan menjadi prioritas utama karena dampaknya langsung terhadap mobilitas warga, distribusi logistik, dan roda perekonomian. “Jalur ini sangat vital, sehingga penanganannya kami percepat. Saat ini kami segera masuk ke tahap konstruksi,” jelasnya.
Untuk mempercepat realisasi, pembiayaan proyek akan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Tim gabungan tengah merampungkan perencanaan teknis yang ditargetkan selesai dalam satu pekan. Pengerjaan fisik diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan.
“Jika semua tahapan lancar, dalam dua hingga dua setengah bulan ke depan jembatan sudah bisa digunakan kembali,” imbuhnya.
Sementara itu, pemerintah menyiapkan jalur alternatif. Kendaraan roda empat dialihkan melalui jalur Penumbangan, sedangkan pejalan kaki dapat memanfaatkan jembatan gantung di sekitar lokasi. Uus mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati, khususnya anak-anak yang menyeberang.
“Percepatan ini diharapkan mampu segera memulihkan akses transportasi agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Jampangtengah dan sekitarnya kembali normal,” tandasnya.(ndi/d)
The post Akses Jampangtengah–Purabaya Lumpuh, DPU: Segera Perbaikan appeared first on Radar Sukabumi.









