
SUKABUMI – Bappeda Kota Sukabumi mulai mematangkan inovasi daerah yang dikembangkan Puskesmas sebagai bagian dari persiapan menghadapi Innovative Government Award (IGA) 2026.
Persiapan dilakukan Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappeda Kota Sukabumi melalui fasilitasi penginputan inovasi daerah bersama Puskesmas Sukabumi.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Bidang Litbang Bappeda Kota Sukabumi tersebut difokuskan untuk memastikan inovasi yang diusulkan memenuhi berbagai aspek penilaian IGA 2026.
Baca Juga: Wajib Dicoba! Resep Dimsum Ayam Udang ala Resto: Juicy, Gurih, Lengkap dengan Saus Pedas
Tim Litbang memberikan pendampingan teknis mulai dari verifikasi kelengkapan data inovasi hingga proses penginputan ke dalam aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID).
Selain itu, dokumen pendukung yang menjadi persyaratan penilaian turut diperiksa agar setiap inovasi yang diajukan memiliki data dan bukti yang memadai.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya Bappeda membantu perangkat daerah menyusun dan melaporkan inovasi secara lebih terarah.
Baca Juga: Survei PSI: 80,4 Persen Masyarakat Puas dengan Pemerintahan Prabowo-Gibran
Bappeda Kota Sukabumi menyebut setiap inovasi yang diusulkan perlu memenuhi sejumlah aspek, antara lain kebaruan, manfaat, implementasi serta keberlanjutan.
Pemenuhan indikator tersebut menjadi penting karena menjadi bagian dari pedoman penilaian Innovative Government Award 2026.
Melalui pendampingan ini, inovasi yang lahir di lingkungan Puskesmas diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan administrasi penilaian, tetapi memiliki manfaat dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan inovasi daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya pada sektor pelayanan kesehatan masyarakat.
The post Bappeda Kota Sukabumi Matangkan Inovasi Puskesmas untuk IGA 2026 first appeared on Sukabumi Ku.




