
INILAHSUKABUMI.COM – Identitas jasad pria yang ditemukan terikat tali tambang dan terbungkus karung di bawah Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) KM 69, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Abuzala Baldani (22), warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Kepastian identitas korban disampaikan Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto didampingi Kasat Reskrim Iptu Dudi Suharyana dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Jumat (16/10/2026). Sebelumnya, jasad pria yang ditemukan mengenakan kaus putih bermotif Barong Bali itu berstatus Mr X.
“Melalui penyelidikan intensif oleh jajaran Satreskrim, akhirnya identitas korban bisa terungkap. Korban atas nama Abuzala Baldani, usia kurang lebih 22 tahun, beralamat di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan,” ujar Agus.
Agus menjelaskan, pengungkapan identitas korban berkaitan dengan penangkapan tiga terduga pelaku pembunuhan berencana berinisial AS, AP, dan N. Ketiganya diamankan oleh tim gabungan Satreskrim Polres Sukabumi dan Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat. Mereka diketahui merupakan kenalan korban yang berasal dari daerah yang sama.
Abuzala diketahui lahir di Pasuruan pada 29 Juni 2004. Ia tercatat beralamat di Jalan Baiturrahman, RT 06 RW 02, Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Kasus Mayat dalam Karung di Tol Bocimi Sukabumi Terungkap, Tiga Orang Ditangkap Polisi
Jasad korban pertama kali ditemukan seorang petani pada Selasa (29/9/2026) di dasar jurang sedalam sekitar tujuh meter di bawah jembatan Tol Bocimi KM 69. Saat ditemukan, tubuh korban terikat tali tambang dan terbungkus karung. Kondisi jasad telah mengalami pembusukan parah, sebagian wajah mengering hingga menyerupai tengkorak, sedangkan sidik jarinya melepuh.
Kondisi tersebut membuat identifikasi secara visual sulit dilakukan. Saat itu, pakaian berupa kaus putih bermotif Barong Bali dan celana training hitam dengan lis kuning menjadi ciri fisik yang menonjol dari jasad korban.
Meski identitas korban telah terungkap melalui penyelidikan, polisi masih berkoordinasi dengan keluarga di Makassar untuk pengambilan sampel DNA pembanding melalui RS Polri Kramat Jati, Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kepastian identitas melalui pemeriksaan ilmiah.
“Dari sisi kecocokan data kami sudah bisa memastikan. Namun untuk penguatan secara ilmiah, kami saat ini sedang berkoordinasi dengan keluarga korban dan menunggu hasil uji DNA dari RS Polri Kramat Jati,” pungkas Agus. (*)
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Bukan Warga Sukabumi, Ternyata Ini Identitas Jasad yang Ditemukan di Bawah Tol Bocimi first appeared on Inilah Sukabumi.




