SUKABUMI – Upaya pencegahan penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu kepada bayi terus menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. Melalui Pertemuan Jejaring Triple Eliminasi yang melibatkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan berupaya memperkuat deteksi dini dan layanan kesehatan bagi ibu hamil guna menekan risiko penularan penyakit tersebut kepada generasi yang akan datang.
Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Kota Sukabumi tersebut diikuti oleh Kepala Puskesmas Cipelang, pengelola program HIV dari 15 puskesmas, tujuh klinik persalinan, serta 17 Bidan Praktik Mandiri (BPM). Pertemuan ini menjadi wadah koordinasi untuk memperkuat pelaksanaan program Triple Eliminasi yang mencakup pemeriksaan HIV, sifilis, dan hepatitis B pada seluruh ibu hamil.
Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dr. Nasoka Ramli, menegaskan bahwa pemeriksaan Triple Eliminasi merupakan hak setiap ibu hamil dan membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun sektor swasta.
“Program ini tidak bisa dijalankan oleh pemerintah saja. Kami melibatkan seluruh fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, agar pemeriksaan skrining Triple Eliminasi dapat menjangkau seluruh ibu hamil. Pemeriksaan ini merupakan hak setiap ibu hamil untuk memastikan kondisi kesehatannya dan mencegah risiko penularan kepada bayi,” ujarnya.
BACA JUGA : Dinkes Kota Sukabumi Perketat Pengawasan PIRT, UMKM Didorong Naik Kelas
Menurut Nasoka, deteksi dini menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya penularan penyakit dari ibu kepada anak. Dengan pemeriksaan yang dilakukan sejak masa kehamilan, tenaga kesehatan dapat memberikan penanganan yang tepat apabila ditemukan hasil positif pada salah satu penyakit tersebut.
Selain meningkatkan cakupan pemeriksaan, pertemuan jejaring juga difokuskan pada penguatan pencatatan dan pelaporan program di tingkat puskesmas, klinik persalinan, maupun Bidan Praktik Mandiri. Data yang akurat dinilai penting untuk mendukung keberhasilan program eliminasi penyakit menular dari ibu ke bayi.
BACA JUGA : Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Program SINAR, Penanganan Gigitan Hewan Kini Lebih Cepat dan Terpadu
Dinas Kesehatan Kota Sukabumi berharap kolaborasi yang terjalin antara fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta dapat memperluas akses layanan skrining bagi ibu hamil serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan selama masa kehamilan.
Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah menargetkan lahirnya generasi yang lebih sehat dan terbebas dari risiko penularan HIV, sifilis, maupun hepatitis B sejak dini.
The post Dinkes Kota Sukabumi Dorong Seluruh Ibu Hamil Jalani Skrining Triple Eliminasi first appeared on Sukabumi Ku.

















