
Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengukuhkan sebanyak 31 desa dan kampung wisata dalam kegiatan yang digelar di kawasan wisata Karangpara, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Rabu (13/05/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat potensi daerah berbasis pariwisata desa dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Selain menawarkan keindahan alam, sejumlah desa wisata di Sukabumi dinilai memiliki peluang besar untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif, UMKM, hingga wisata edukasi yang berbasis pelestarian lingkungan dan budaya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi menilai pengembangan desa wisata perlu dilakukan secara seimbang antara peningkatan ekonomi masyarakat dan perlindungan lingkungan hidup.
Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam memperkuat keberadaan desa wisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat desa.
Menurutnya, keberadaan desa wisata tidak hanya ditujukan untuk menarik wisatawan, tetapi juga harus mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, konservasi alam, dan pelestarian budaya lokal.
“Pengembangan desa wisata harus dibangun dengan prinsip keberlanjutan, sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan,” ujarnya, Kamis (14/05/2026).
Ia menjelaskan, kondisi lingkungan yang bersih dan terawat menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kenyamanan wisatawan saat berkunjung ke kawasan wisata desa. Karena itu, DLH mendorong pengelola desa wisata untuk memperkuat pengelolaan sampah, menjaga kebersihan area wisata, serta melibatkan masyarakat dalam berbagai program pelestarian lingkungan.
Nunung menambahkan, keberhasilan desa wisata memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, komunitas wisata, pelaku UMKM, hingga generasi muda agar tercipta budaya sadar lingkungan di tengah masyarakat.
DLH Kabupaten Sukabumi juga menyatakan kesiapan mendukung pengembangan desa wisata melalui berbagai program edukasi lingkungan, kampanye pengurangan sampah plastik, serta pembinaan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Menurutnya, desa wisata yang berkembang secara sehat adalah desa yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, dan keberlangsungan lingkungan hidup sehingga potensi wisata daerah dapat terus berkembang secara berkelanjutan. (*)
The post DLH Sukabumi Dorong Desa Wisata Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan appeared first on Radar Sukabumi.



















