
JAWA TIMUR — Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-‘Aisyiyah (KKN MAs) Tahun 2026 resmi dimulai di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi awal perjalanan pengabdian mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Indonesia untuk belajar, berkolaborasi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pada pelaksanaan KKN MAs 2026, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) turut mengirimkan lima mahasiswa untuk mengikuti program pengabdian tersebut. Para mahasiswa berasal dari sejumlah program studi dan tergabung dalam kelompok yang berbeda.
Salah satunya merupakan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi UMMI yang tergabung dalam Kelompok 89 dan melaksanakan kegiatan KKN di Desa Sumberbrantas, Kota Batu.
Baca Juga: Mahasiswa KKM STAI Palabuhanratu Gotong Royong Perbaiki Akses Jalan Majelis Ta’lim di Sagaranten
Kegiatan KKN MAs menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk bertemu, berinteraksi, dan membangun kolaborasi. Perbedaan latar belakang, budaya, serta pengalaman menjadi kesempatan bagi para peserta untuk saling mengenal, bertukar gagasan, dan memperluas wawasan dalam menjalankan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Kelompok 89 mengusung dua program kerja utama, yakni EduFarm dan Festival UMKM Desa Sumberbrantas.
Program EduFarm dirancang sebagai kegiatan edukatif bagi anak-anak dengan memanfaatkan potensi pertanian yang dimiliki Desa Sumberbrantas sebagai media pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan interaktif. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap potensi lingkungan dan sumber daya lokal.
Baca Juga: Diduga Rem Blong, Truk Colt Diesel Terperosok di Jalur Cikidang–Palabuhanratu
Sementara itu, Festival UMKM Desa Sumberbrantas menjadi wadah untuk memperkenalkan dan mempromosikan berbagai produk unggulan masyarakat setempat. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam memperluas pengenalan produk, meningkatkan potensi pemasaran, serta mendorong pengembangan ekonomi masyarakat desa.
Kedua program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menggali serta mengembangkan potensi lokal. Kehadiran mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan daerah juga diharapkan mampu menghadirkan pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta jejaring yang dapat memberikan manfaat selama maupun setelah pelaksanaan KKN.
Baca Juga: Wabup Sukabumi Buka LT I dan KANIRA, Tekankan Pramuka sebagai Wadah Pembentukan Karakter
Dengan dimulainya rangkaian KKN MAs 2026, Kelompok 89 berkomitmen membangun hubungan yang baik dengan masyarakat Desa Sumberbrantas serta menjalankan seluruh program kerja secara maksimal.
Melalui semangat kebersamaan, kolaborasi, dan gotong royong, kegiatan KKN MAs 2026 diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sumberbrantas sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
The post Kelompok 89 KKN MAs 2026 Resmi Memulai Pengabdian di Desa Sumberbrantas, Kota Batu first appeared on Sukabumi Ku.




