
Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI — PT SCG melalui anak perusahaannya, PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi (TSS), meresmikan empat unit SCG Mentari Waste Station di Kabupaten Sukabumi. Fasilitas ini dibangun untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas sekaligus mendukung pelestarian lingkungan berkelanjutan.
Pembangunan fasilitas tersebar di Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, serta Desa Wangunreja dan Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung. Selain gedung, SCG juga menyerahkan satu unit mobil pick-up operasional, bak pengumpulan sampah organik, serta mendistribusikan 5.000 karung pemilah sampah kepada masyarakat.
Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT TSS, Peramas Wajananawat, menjelaskan program ini mengacu pada prinsip Inclusive Green Growth. Sampah yang terkumpul akan dipilah dan didistribusikan ke pabrik PT Semen Jawa untuk dikonversi menjadi bahan bakar alternatif. “Kami ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus menciptakan sistem yang berkelanjutan dari hulu ke hilir,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (07/05).
Untuk menarik minat warga, SCG berkolaborasi dengan seniman lokal Edwin Do menghadirkan mural dan karya seni di area fasilitas. Tujuannya mengubah persepsi tempat sampah yang kumuh menjadi ruang edukasi publik yang inspiratif dan bernilai estetika.
The post Kolaborasi SCG dan Warga, Sampah Dikelola Jadi Energi appeared first on Radar Sukabumi.



















